Fuso: Dalam Kondisi Apapun, Support Industri Cold Chain

mediaindonesia.com
14 jam lalu
Cover Berita

Sales dan Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors Aji Jaya mengatakan, Kondisi Indonesia yang luas menjadi tantangan berat bagi industri Cold Chain di Indonesia. Sehingga untuk kondisi apapun, pihaknya siap mendukung konsumen yang berbisnis di bidang cold chain.

''Harus nyeberang laut, harus nyeberang sungai, kemudian dari sisi pengguna, harus jaga kualitas. Nah sekarang fungsi dari Fuso ini apa? Jadi kami sebagai salah satu produsen kendaraan komersil pasti bertanggung jawab support konsumen-konsumen kita yang berbisnis bidang cold chain. Salah satunya pastinya bahwa kami menyediakan kendaraan yang variannya lebar,'' jelas Aji Jaya pada Seminar Fuso bertema: 'Peluang dan Tantangan Industri Cold Chain di Indonesia'. Seminar itu juga dihadiri Dirjen Integrasi Transportasi dan Multimoda Kemenhub M Risal Wasal dan Chief Innovation Officer PT Trimitra Trans Persada Tbk (B-Log) Gerry Ardian.

Untuk itu, Fuso menyediakan kendaraan mulai dari truk 4 ban sampai yang 10 ban. ''Bahkan kami juga sangat paham bahwa bisnis sektor logistik ini hari ke hari terus berkembang, terus menjadi salah satu pendukung aktivitas bisnis di Indonesia. Sehingga, kami harus menyediakan mobil yang variannya lengkap,'' ujar Aji.

Baca juga : Toyota Hadirkan Berbagai Konversi Hilux Rangga di Giicomvec 2026 untuk Dukung Produktivitas Bisnis Nasional

Serbelumnya, menurut Dirjen Integrasi Transportasi dan Multimoda, Kemenhub M Risal  Wasal, fungsi jalan harus menjadi concern industri cold chain juga. ''Artinya konsumen bisa memilih kendaraan mana yang sesuai. Kedua, pasti kualitasnya harus bagus. Dan yang paling penting adalah masalah pelayanan after sales. Mobil beroperasi tidak boleh terlambat, tidak boleh telat.  Untuk kita zero downtime,'' kata Aji. 

225 DEALER
Selain varian mobil yang lengkap, kata Aji, pihaknya juga punya fasilitas dealer di seluruh Indonesia, yaitu sekitar 225. Seluruh dealer ini, ujar Aji, siap memberikan pelayanan after sales kepada kendaraan konsumen dan memastikan operasional konsumen bisa berhasil. 

Setiap dealer di 225 titik ini terdapat mekanik-mekanik yang sudah terlatih dan sudah terstandarisasi dari Fuso. ''Kemudian perlengkapan perbaikan atau peralatan di beka juga sudah harus standar dari Fuso. Artinya kami pasti kita siap. Dan kita sedang ada proyek, khusus memberikan pelayanan one-stop service untuk kendaraan cold change,'' jelas Aji. ''Kita sediakan juga mekanik dari pendinginnya. Jadi, kalau ada mobil customer cold change masuk bengkel, di situ sudah bisa terindikasi pelayanannya,'' tambah Aji.

Baca juga : Suzuki Hadirkan Ragam Solusi Kendaraan Niaga di Giicomvec 2026

Aji menjelaskan unit yang disiapkan Fuso telah dilengkapi sistem digital atau planer. ''Di situ kita ada fitur untuk memonitor suhu udara di dalam cold chain. Pastinya bagaimana kebutuhan di kendaraan itu disesuaikan dengan operasional,'' tambah Aji.

DUKUNGAN PEMERINTAH
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjamin keberlangsungan industri cold chain di Tanah Air. Sistem angkutan multimoda yang melibatkan banyak moda telah diatur untuk mendukung pengiriman produk cold ke seluruh daerah di Indonesia.

Angkutan multimoda adalah angkutan barang menggunakan paling sedikit dua moda angkutan berbeda atas dasar satu kontrak angkutan multimoda dari satu tempat diterimanya barang. 
    
''Cold chain atau rantai pendingin. Tidak lupa terkait dengan supply chain. Supply cold chain, bagaimana supply chain dihadapkan pada makanan yang dibutuhkan berpendingin. Dulu kita takut bawa pempek dan segala-galanya. Sekarang, tidak,'' kata Dirjen Integrasi Transportasi dan Multimoda Kemenhub M Risal Wasal pada seminar yang sama.

Untuk mendukung industri cold chain, Kemenhub telah menyiapkan 776 terminal, 256 bandara, 986 stasiun, dan 1.007 pelabuhan.

INFRASTRUKTUR DAN KEBIJAKAN
Di kesempatan yang sama, Chief Innovation Officer PT Trimitra Trans Persada Tbk (B-Log) Gerry Ardian mengatakan bahwa support yang diinginkan pihaknya adalah infrastruktur dan kebijakan.

''Sebenarnya buat pelaku usaha kayak kami di B-Log sebagai perusahaan, logistik pasti kita butuh support dua. Yang utama satu infrastruktur, yang kedua kebijakan. Yang kedua masalah kebijakan, luar biasa Pak Dirjen sudah siapin. Dengan negara kita kepulauan, bagaimana ngejagain supaya barang-barang ini bisa sampai di lokasi dengan kualitas yang terjaga. Karena yang jadi problem adalah balik lagi awareness,'' kata Gerry. (H-1)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Alhamdulillah, Gaji PPPK Paruh Waktu dari APBD, Aman hingga Tahun Depan
• 13 jam lalujpnn.com
thumb
Mencari Kucing Gembul Viral di Mega Kuningan yang Jadi Pusat Perhatian
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Indonesia Bisa Kaya Mendadak Jika Selat Malaka Dipajaki, Bisakah Dilakukan?
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
KPK Lakukan OTT di Kabupaten Tulungagung
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Diamankan dengan 15 Orang Lainnya
• 3 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.