JAKARTA, KOMPAS.TV - Aksi viral seorang pedagang kaki lima yang mengancam petugas Satpol PP saat hendak diamankan beredar luas di media sosial. Bagaimana tidak, dalam rekaman video yang beredar seorang pedagang sempat melayangkan senjata tajam kepada petugas di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.
Awalnya petugas hanya hendak melakukan penertiban pedagang yang berjualan di area pejalan kaki, namun karena merasa tidak terima pedagang kopi keliling itu diduga mengamuk dan mencoba menyerang petugas.
"Ini barang bukti mau nusuk anggota. Mau nusuk anggota kan? Mau pembelaan apalagi?" ujar petugas Satpol PP dalam rekaman video yang beredar.
Baca Juga: Viral! Pedagang di Setiabudi Serang Petugas Satpol PP saat Penertiban | SAPA PAGI
Tak berhenti di situ saja, keributan antar keduanya sempat terjadi di lokasi. Pedangang tidak terima atas tudingan yang dinyatakan petugas yang berniat untuk menyerang.
"Saya enggak pernah mau nusuk anggota," penolakan keras dari sang pedagang.
Namun pada akhirnya aksi tersebut berhasil diredam dan pelaku diamankan oleh petugas.
Camat Setiabudi, Iswahyudi, menjelaskan bahwa kejadian ini memang kerap terjadi ketika yang bersangkutan hendak diamankan. Menurutnya, petugas sebelumnya telah melakukan pendekatan secara persuasif, sudah diberi peringatan untuk tidak berjualan di kawasan Jalan HR Rasuna Said. Namun, pedagang tersebut tetap kembali berjualan di area yang dilarang.
"Awalnya dia berdagang, kita peringatin oleh anggota kita di kecamatan. Nah, pada saat kita peringatin, beliau agak sedikit melawan,” ujar Iswahyudi dokutip dari tayangan Sapa Pagi KompasTV.
Ia menambahkan, pelaku bahkan sempat mengancam petugas menggunakan alat yang dibawanya saat sedang melakukan proses jual beli dengan pembeli. Meski demikian, petugas tetap berupaya menertibkan dengan pendekatan yang humanis.
Penulis : Mareta Galuh Ayuningtyas Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- pedagang kaki lima
- kawasan setiabudi
- satpol pp
- senjata tajam
- aksi viral





