KADIN DIY Jajaki Kerja Sama dengan Taiwan, Perluas Akses Pasar UMKM Jogja

kumparan.com
17 jam lalu
Cover Berita

Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DIY menjajaki kerja sama ekonomi dengan Taiwan melalui pertemuan bersama Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, Kamis (9/4).

Langkah ini dilakukan untuk membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha, termasuk UMKM di Yogyakarta.

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Umum KADIN DIY, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi bersama jajaran pengurus dan anggota. Dari pihak Taiwan, hadir Kepala Taipei Economic and Trade Office, Bruce Hung, beserta delegasi.

Dalam forum itu, kedua pihak membahas berbagai peluang kolaborasi di sejumlah sektor, mulai dari perdagangan, investasi, industri kreatif, pendidikan, hingga pengembangan UMKM. Pembahasan ini sekaligus membuka peluang kemitraan antara pelaku usaha Yogyakarta dengan mitra dari Taiwan.

GKR Mangkubumi mengatakan bahwa Yogyakarta memiliki potensi besar di berbagai sektor unggulan yang dapat dikembangkan melalui kerja sama internasional.

“Kami menyambut baik peluang kolaborasi ini sebagai upaya memperluas jaringan global pelaku usaha di Yogyakarta serta meningkatkan daya saing daerah,” ujarnya.

Kepala Taipei Economic and Trade Office, Bruce Hung, mengapresiasi sambutan dari KADIN DIY dan menegaskan komitmen untuk terus mendorong hubungan ekonomi yang lebih erat dengan Indonesia, khususnya Yogyakarta.

Perdagangan antara Indonesia dan Chinese Taipei (Taiwan) selama ini dinilai sebagai hubungan yang saling melengkapi. Indonesia banyak memasok bahan baku industri, sementara Taiwan mengekspor produk teknologi dan manufaktur ke Indonesia.

“Hubungan dagang ini difasilitasi oleh Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei dan Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Jakarta,” ujar Komtap Bidang Investasi KADIN DIY, R.H Haryadi Basuki.

Kegiatan ekspor dan impor antara DIY dan Taiwan (China Taipei) juga menunjukkan tren positif, terutama dalam sektor produk UMKM dan komoditas tradisional.

“Hingga awal 2026, Taiwan tetap menjadi salah satu mitra dagang penting bagi Yogyakarta,” ujar Wakil Ketua Umum Bidang 1 KADIN DIY, Robby Kusumaharta.

Melalui pertemuan ini, diharapkan akan terjalin kerja sama konkret yang berkelanjutan, memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing global.

“Acara business dinner diakhiri dengan tukar menukar cindera mata dan foto bersama”, jelas Humas KADIN DIY, Y. Sri Susilo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Seskab Teddy Persilahkan Kejati DKI Jakarta Geledah Kementerian PU
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Gulung Vietnam, Indonesia Segel Tiket Final Piala AFF Futsal 2026
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
WFH ASN: Work from Home atau "Woles from Home?"
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
PKB Tak Lagi Mode Bertahan, Targetkan Cak Imin Jadi Presiden di Tahun 2029
• 9 jam lalukompas.com
thumb
DPR Akui Tak Pernah Diajak BGN Bahas Pembelian 20 Ribu Motor Listrik untuk Operasional MBG
• 19 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.