IKK Maret Melandai, BI Pastikan Ekonomi Tetap Solid

wartaekonomi.co.id
8 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) pada Maret 2026 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap kuat. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang berada di level optimistis sebesar 122,9, meskipun lebih rendah dibandingkan Februari 2026 yang sebesar 125,2.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan keyakinan konsumen yang tetap optimistis didorong oleh persepsi positif terhadap kondisi ekonomi saat ini serta ekspektasi enam bulan ke depan.

“Tetap kuatnya keyakinan konsumen pada Maret 2026 dipengaruhi oleh keyakinan terhadap kondisi ekonomi saat ini dan enam bulan ke depan,” ujar Denny dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) juga tetap berada di zona optimistis, masing-masing sebesar 115,4 dan 130,4.

Kinerja IKE ditopang oleh kenaikan Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI) yang mencapai 129,2, meningkat dari bulan sebelumnya sebesar 125,0. Sementara itu, Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama (durable goods/IPDG) tetap berada di level optimistis, masing-masing sebesar 107,8 dan 109,2, meskipun menurun dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 110,7 dan 112,0.

Berdasarkan kelompok pengeluaran, keyakinan terhadap penghasilan saat ini meningkat di seluruh kelompok, dengan indeks tertinggi sebesar 135,9 pada kelompok pengeluaran di atas Rp5 juta. Dari sisi usia, seluruh kelompok mengalami peningkatan, kecuali responden usia 20–30 tahun yang sedikit menurun menjadi 138,3.

Sementara itu, tetap kuatnya IEK bersumber dari optimisme terhadap ekspektasi penghasilan, kondisi ekonomi, ketersediaan lapangan kerja, dan kegiatan usaha ke depan, yang masing-masing tercatat sebesar 137,7, 128,0, dan 125,5.

Prakiraan konsumen terhadap ketersediaan lapangan kerja dalam enam bulan mendatang meningkat pada responden dengan tingkat pendidikan pascasarjana, dengan indeks sebesar 136,3. Sebaliknya, optimisme pada tingkat pendidikan lainnya mengalami penurunan.

Baca Juga: Bos BI Sebut Ruang Penurunan BI Rate Makin Sempit Imbas Perang Timur Tengah

Baca Juga: BI Siap Setor Sisa Surplus Rp40 triliun ke Negara, Ini Rinciannya

Baca Juga: Likuiditas Masih Longgar, BI Catat Uang Primer Capai Rp2.396,5 Triliun, Tumbuh 16,8%

Berdasarkan kelompok usia, ekspektasi ketersediaan lapangan kerja hanya meningkat pada kelompok usia di atas 60 tahun, dengan indeks sebesar 118,3.

Adapun ekspektasi terhadap perkembangan kegiatan usaha ke depan tercatat meningkat pada kelompok pengeluaran Rp4,1 juta hingga Rp5 juta dengan indeks sebesar 129,4. Dari sisi usia, seluruh kelompok tetap berada di zona optimistis meskipun mengalami penurunan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menkomdigi Gandeng Startup AI untuk Berantas Judi Online
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Ahmad Sahroni: Saya Diperas Rp300 Juta, Ngakunya dari Kabiro Penindakan KPK!
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
PM Spanyol Pedro Sanchez Kecam Serangan Israel ke Lebanon, Desak Penegakan Hukum Internasional
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Uang Negara Rp31,3 Triliun Diselamatkan, Prabowo: Kita Bisa Perbaiki 34.000 Sekolah
• 7 jam lalurctiplus.com
thumb
Menhub Ajak Warga Laporkan Dugaan Pungli Transportasi lewat Medsos: Jangan Segan-segan, Ada Bukti Kasih
• 16 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.