REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Pusat Haji Kementerian Kesehatan Liliek Marhaendro Susilo menyarankan calon jamaah haji yang memiliki komorbiditas untuk mempersiapkan diri sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Ia menyampaikan, calon jamaah haji sebaiknya mulai membiasakan diri berolahraga ringan seperti jalan santai atau berlari kecil selama minimal 30 menit setiap pagi agar tubuh bugar dan tidak kaget ketika harus melakukan banyak kegiatan ibadah.
Baca Juga
Tak Seperti Sebelumnya, Negara Eropa Tegas Terhadap Israel: Jangan Rusak Gencatan Senjata
MUI Minta Akses Selat Hormuz untuk Kapal Indonesia Dibuka, Ini Jawaban Dubes Iran
BPKH Siapkan Uang Saku Haji 2026, Berapa yang akan Diterima Jamaah?
Liliek juga mengingatkan calon jamaah haji yang memiliki penyakit penyerta perlu rutin minum obat sesuai anjuran dokter.
"Bagi yang sudah diminta untuk mengonsumsi obat secara teratur agar meminumnya sesuai jadwal yang ditentukan," kata Liliek, Kamis (9/4/2026).
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Dia menambahkan, agar tidak lupa mengonsumsi obat, dapat mengaktifkan pengingat yang ada di ponselnya masing-masing atau melalui pendamping untuk mengingatkan ketika jadwal minum obat tiba.
View this post on Instagram
A post shared by Republika Online (@republikaonline)