Baznas Gandeng Dompet Dhuafa, Perkuat Tata Kelola Zakat Nasional Berbasis Dampak

pantau.com
12 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggandeng Dompet Dhuafa untuk memperkuat tata kelola zakat nasional agar lebih profesional, terukur, dan berdampak luas bagi masyarakat.

Kolaborasi tersebut dibahas dalam audiensi yang berlangsung di Kantor Baznas RI, Jakarta, pada 8 April 2026.

Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid mengapresiasi peran lembaga amil zakat dalam pengembangan strategi pengelolaan zakat.

Ia mengungkapkan, "Kami mengapresiasi kehadiran teman-teman Dompet Dhuafa di kantor Baznas RI, karena selama ini pikiran dari Lembaga Amil Zakat (LAZ) memang sering kali lebih maju. Kita harus terus melanjutkan kolaborasi ini, mulai dari diskusi strategi hingga program agar memberikan dampak yang lebih nyata bagi bangsa Indonesia,"

Transformasi Pengelolaan Zakat

Baznas berkomitmen melakukan transformasi besar dalam pengelolaan zakat nasional dengan menyelaraskan konsep delapan asnaf ke dalam konteks pembangunan modern.

Pendekatan tersebut mengaitkan zakat dengan sektor kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

Sodik menjelaskan, "PR kita adalah mentransformasi bagaimana konsep delapan asnaf itu, menjadi konsep-konsep kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Contohnya, ibnusabil/fisabilillah, tidak cukup hanya dakwah dan advokasi, mungkin lebih tepat masuk dalam pembangunan umat,"

Baznas juga menekankan pentingnya standardisasi ukuran keberhasilan program berbasis data statistik nasional seperti yang digunakan Badan Pusat Statistik.

Langkah ini dilakukan agar program zakat memiliki dampak yang terukur secara ilmiah serta tetap sesuai dengan prinsip syariah.

Peta Jalan dan Sinergi Nasional

Kolaborasi Baznas dan Dompet Dhuafa akan dituangkan dalam peta jalan dan strategi lima tahun ke depan.

Peta jalan tersebut mencakup program tahunan sebagai panduan bagi seluruh organisasi pengelola zakat di Indonesia.

Baznas mendorong pengelolaan zakat tidak hanya bersifat bantuan karitatif, tetapi juga berbasis indikator keberhasilan yang konkret dan terukur.

Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini menyatakan bahwa pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi tata kelola zakat nasional.

Kerja sama ini dilakukan setelah penetapan pimpinan Baznas periode 2026–2031.

Dompet Dhuafa juga menekankan pentingnya pembagian wilayah kerja yang lebih operasional, termasuk pemetaan penyaluran beasiswa pendidikan agar manfaat zakat lebih merata.

Melalui kolaborasi ini, pengelolaan zakat nasional diharapkan semakin efektif, terarah, dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Larang Iran Tarik Pungutan di Selat Hormuz, Sebut Tak Sesuai Kesepakatan Gencatan Senjata
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Saham Konglo-Bank Besar Kerek IHSG, Emiten Prajogo Pimpin Reli
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Kemdiktisaintek buka Program PKL, Simak Persyarat Umum dan Berkas Administratifnya Di Bawah ini!
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Saham VKTR Melesat usai Prabowo Resmikan Pabrik EV, Simak Target Analis
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
KUR BTN (BBTN) Tembus Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026
• 16 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.