WASHINGTON, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melarang Iran menarik pungutan uang ke kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz.
Trump menegaskan pungutan kepada kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz tidak sesuai dengan kesepakatan gencatan senjata.
Diketahui, setelah gencatan senjata terjadi pada Rabu (8/4/2026), Iran akan membuka Selat Hormuz. Namun, dilaporkan Iran akan menarik pungutan bagi kapal-kapal yang melintas.
Baca Juga: Gencatan Senjata Iran-AS Hanya Jeda Taktis, Pakar Sebut Israel Siap Perang Tanpa Akhir
Kabar adanya pungutan tersebut membuat Trump bereaksi. Ia melarang Iran menarik pungutan tersebut.
"Ada laporan bahwa Iran menarik pungutan untuk kapal yang melewati Selat Hormuz," tulis Trump di media sosial Truth, Kamis (9/4/2026) dikutip dari Axios.
"Sebaiknya mereka tak melakukan itu. Jika melakukannya, mereka lebih baik berhenti sekarang."
Pada unggahan yang lain, Trump menegaskan pungutan untuk kapal yang lewat Selat Hormuz tak sesuai dengan kesepakatan gencatan senjata.
"Iran melakukan pekerjaan yang buruk, beberapa mengatakan tak terhormat jika mengizinkan minyak melewati Selat Hormuz. Itu bukan kesepakatan yang kita miliki," tuturnya.
Sebelumnya, Financial Times melaporkan Iran menuntut hak memberlakukan pungutan ke kapal yang melewati Selat Hormuz.
Penulis : Haryo Jati Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Axios
- donald trump
- iran
- selat hormuz
- trump melarang iran
- pungutan




