BOGOR, KOMPAS.TV - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke rumah aparatur sipil negara (ASN) di Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/4/2026), saat pelaksanaan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH).
Sidak tersebut dalam rangka memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif dan tidak mengganggu pelayanan publik.
Bima Arya mendatangi rumah ASN yang sedang menjalankan WFH bersama Wali Kota Bogor Dedie A Rachim.
“Ini hari pertama pelaksanaan WFH dan kami melihat di Kota Bogor berjalan sangat baik, terutama dari sisi mekanisme pengawasan,” katanya, seperti dikutip Antara.
Saat ini, kata dia, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggunakan aplikasi E-Kinerja, yang memungkinkan ASN melakukan absensi dari rumah dengan sistem pelacakan lokasi yang terintegrasi.
Baca Juga: 60 Persen ASN Bandung WFH Setiap Jumat, Begini Dampaknya ke Lalu Lintas
Sistem itu, kata Bima, dapat memastikan ASN benar-benar bekerja dari rumah, karena pergeseran lokasi akan membuat data absensi tidak tercatat dalam sistem.
“ASN bisa absen dari rumah, dan koordinatnya harus sesuai. Kalau bergeser dianggap tidak absen,” tambahnya.
Ia menambahkan, pelanggaran terhadap ketentuan WFH akan berdampak pada pengurangan tunjangan kinerja (tunkin) ASN.
“Kalau tidak di rumah dan tidak masuk data, maka tunjangan kinerjanya akan berkurang dan diperhitungkan,” katanya.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Antara
- wamendagri
- bima arya sugiarto
- wfh asn
- bekerja dari rumah
- WFH
- work from home





