BEKASI, KOMPAS.com – Jalan Raya Cikarang Bekasi Laut (CBL) di Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, ambles akibat longsor pada awal Maret 2026.
Kondisi ini menyebabkan setengah badan jalan rusak dan mengganggu kelancaran lalu lintas hingga menimbulkan kekhawatiran bagi para pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, jalan yang memiliki lebar sekitar 10 meter tersebut kini hanya dapat dilalui satu mobil secara bergantian.
Baca juga: Penurunan Tanah Picu Jalan Kayu Mas Utara Pulogadung Ambles
Di sisi jalan yang longsor terlihat papan pemberitahuan bertuliskan peringatan longsor serta garis pembatas guna mencegah pengendara mendekati area berbahaya.
KOMPAS.com/NURPINI AULIA RAPIKA Kondisi Jalan Raya CBL di Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, yang ambles akibat longsor sejak awal Maret 2026. Jumat (10/4/2026).
Sejumlah pengendara tampak melipir ke sisi jalan yang berada dekat permukiman warga dan memperlambat laju kendaraan untuk menghindari risiko tergelincir ke area longsor yang cukup dalam.
Salah satu pengendara sepeda motor, Taufik Andrian (38), mengatakan bahwa longsor terjadi akibat hujan deras dan kondisi tanah yang labil.
Dia mengaku khawatir terjatuh saat melintasi jalan tersebut.
“Setiap lewat sini saya merasa enggak aman, dan ngeri karena jalannya cuma setapak,” ujar Taufik saat ditemui Kompas.com di lokasi, Jumat (10/4/2026).
Baca juga: Kreator Konten Ijoel: Jalan Rusak di Jakarta Tak Tuntas karena Hanya Ditambal
Ia juga mengungkapkan bahwa meski sempat ada peninjauan dari pihak pemerintah daerah, hingga kini perbaikan permanen belum dilakukan.
“Belum lama saya lihat ada orang pemerintah yang ngecek jalannya. Tapi eksekusinya belum ada sampai sekarang. Harusnya bisa secepatnya, biar warga melintasnya juga nyaman,” tambahnya.
Menurut Taufik, sebelumnya sempat dilakukan perbaikan sementara menjelang Lebaran dengan pemasangan pagar serta pengecoran di tepi kali.
KOMPAS.com/NURPINI AULIA RAPIKA Kondisi Jalan Raya CBL di Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, yang ambles akibat longsor sejak awal Maret 2026. Jumat (10/4/2026).
Namun, kondisi tersebut tidak bertahan lama dan kembali longsor setelah Lebaran.
“Awalnya perbaikan sementara aja karena mau Lebaran. Eh setelah Lebaran longsor lagi,” jelasnya.
Warga lainnya, Kamaludin (52), menyebutkan bahwa longsor terjadi secara tiba-tiba.