Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merespons ancaman siklus El Nino Godzilla yang bisa berdampak bagi sektor pertanian. Untuk itu, saat ini mitigasi dilakukan dengan pemenuhan berbagai waduk dan bendungan.
Menteri PU Dody Hanggodo menjelaskan sudah melakukan pengecekan langsung. Salah satunya terhadap Waduk Gajah Mungkur yang ada di Wonogiri, Jawa Tengah.
“Kalau masalah mitigasi terhadap bencana El Nino itu sebenarnya sudah kita mulai, makanya beberapa saat lalu saya, kan, jalan-jalan ke Gajah Mungkur, saya ingin melihat apa namanya seperti apa sih kondisi Gajah Mungkur, di situ saya dikasih info memang sekarang semua bendungan sedang berusaha posisi dibikin penuh,” kata Dody dalam silaturahmi bersama wartawan di Kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan pada Jumat (10/4).
Dengan langkah itu, Dody yakin irigasi untuk sawah-sawah bisa tercukupi meski El Nino Godzilla terjadi. Adapun ia memberi contoh jika Waduk Gajah Mungkur atau lainnya dalam kondisi penuh maka ketahanan untuk mengairi saluran irigasi dapat bertahan hingga bulan Oktober.
“Bendungan penuh itu, kan, pasti ada ada maksimalnya, kalau kemudian maksimalnya itu melewati misalnya contoh Gajah Mungkur, itu kalau penuh dia bisa melayani sawah di bawahnya tanpa hujan sedikit pun sampai tinggal bulan Oktober, September, Oktober,” ujar Dody.
Jika nantinya musim kemarau panjang yang merupakan bagian dari El Nino Godzilla terjadi melewati bulan Oktober, barulah langkah lain diperlukan seperti melakukan cara untuk mendatangkan hujan buatan.
“Beyond that time, beyond September, Oktober kita harus pakai cara lain, cara lain itu adalah melakukan operasi modifikasi cuaca,” kata Dody.
Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman juga sudah berbicara mengenai kondisi cadangan pangan Indonesia menghadapi situasi perang yang terjadi di Timur Tengah dan siklus El Nino Godzilla. Ia mengungkapkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) mencapai 4,6 juta ton per 7 April 2026.
Selain beras, Amran memastikan pasokan pangan lainnya seperti bawang putih hingga telur ayam juga aman. Meski, perang yang saat ini masih berlangsung di Timur Tengah mempengaruhi rantai pasok.





