BOGOR, KOMPAS.com - Wali Kota Bogor Dedie A Rachim tiba-tiba meminta seorang aparatur sipil negara (ASN) Kota Bogor, Jawa Tengah, untuk menghubungi rekannya yang sedang melakukan work from home (WFH).
Hal itu dilakukan saat Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya mendatangi kantor Wali Kota Bogor, Jumat (10/4/2026).
Mulanya, Bima bersama Dedie dengan jajaran Pemerintah Kota Bogor melakukan pemeriksaan ke Gedung Sekretariat Daerah Kota Bogor untuk memeriksa para ASN yang work from office (WFO).
Baca juga: Hari Pertama WFH ASN Tangsel, Pelayanan Kecamatan Ciputat Tetap Buka Meski Lengang
Sesampainya di gedung tersebut, Dedie tiba-tiba menunjuk salah satu ASN untuk menelepon rekan kerjanya sesama ASN.
Ini dilakukan untuk memantau pelaksanaan WFH hari pertama di Kota Bogor.
ASN tersebut menelepon rekannya tiga kali, tetapi tidak diangkat.
Tiba-tiba, ada video call WhatsApp oleh ASN yang sebelumnya dihubungi.
Bima yang melihat hal itu kemudian memuji ASN tersebut.
"Nah, mantap (kerja), semangat. Pak Wali nambahin Tukin (tunjangan kinerja)," kata Bima sambil mengacungkan jempolnya.
Baca juga: WFH ASN Setiap Jumat, Antara Kerja dari Rumah dan Libur Panjang
ASN yang berada di dekat Bima juga menjelaskan bahwa rekannya yang tadi dihubungi telah melakukan absensi melalui WA grup.
"Tadi sudah absen, Pak. Saya cek juga di-WA grup," kata ASN tersebut.
Sejumlah wartawan kemudian mengonfirmasi ke Bima terkait ASN yang tidak mengangkat telepon meski telah tiga kali dihubungi.
Adapun Bima mengatakan bahwa ASN tersebut kemungkinan tidak mengangkat telepon karena sedang ke toilet.
"Akhirnya dijawab, kan sudah dijawab. Barang kali lagi ke toilet kan. Akhirnya telepon (balik) lagi," kata Bima saat dikonfirmasi wartawan di Bogor Tengah.
Baca juga: Pedagang Protes ke Walkot Bogor karena Warung di Trotoar Dibongkar: Harusnya Dikasih Tahu