Begini Suasana Hari Pertama WFH di Kompleks Parlemen

idxchannel.com
14 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah mulai memberlakukan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi para aparatur sipil negara (ASN) pada Jumat (10/4/2026).

Begini Suasana Hari Pertama WFH di Kompleks Parlemen (FOTO:Dok Ist)

IDXChannel - Pemerintah mulai memberlakukan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi para aparatur sipil negara (ASN) pada Jumat (10/4/2026). Kebijakan ini, menyebabkan Kompleks Parlemen sepi dan hening.

Dari pantauan di lapangan, suasana selasar di Gedung Nusantara II Kompleks Parlemen terpantau sepi pada pukul 12.00 WIB. Terlihat, hanya sejumlah Pamdal DPR RI yang bersiaga di akses masuk gedung tersebut.

Baca Juga:
Disaksikan Prabowo, Satgas PKH Serahkan Rp11,4 Triliun Hasil Denda dan Penguasaan Kawasan Hutan

Sementara itu, sejumlah pegawai di DPR tampak masih berlalu-lalang. Meski begitu, mereka terlihat sibuk untuk bekerja.

Sedangkan itu, di gedung parkiran terlihat lowong kendaraan para pegawai. Meski demikian, penjagaan ketat tetap diberlakukan.

Baca Juga:
Rp31,3 Triliun Uang Negara Diselamatkan, Prabowo: Bisa Digunakan untuk Perbaiki 34 Ribu Sekolah

Terlihat pula, sejumlah lampu dan mesin pendingin telah dimatikan juga pada salah satu sudut ruangan.

Pemerintah menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat mulai 1 April 2026. Kebijakan ini menjadi salah satu langkah untuk menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Baca Juga:
Penumpang KRL Turun 27 Persen di Hari Pertama WFH ASN

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kebijakan WFH berlaku bagi ASN di instansi pemerintah pusat maupun daerah.

“Penerapan work from home bagi ASN di instansi pusat dan daerah, yang dilakukan sebanyak satu hari kerja dalam seminggu, yaitu setiap hari Jumat,” kata Airlangga dalam konferensi pers, Selasa (31/3/2026).

Baca Juga:
Kemenhaj Dorong Percepatan Layanan Haji Berbasis Digital

Kebijakan WFH ini akan diterapkan selama dua bulan terlebih dahulu sebelum dilakukan evaluasi lebih lanjut oleh pemerintah.

Langkah tersebut sebelumnya telah disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai respons terhadap dampak konflik Timur Tengah yang memicu tekanan pada energi global.

Baca Juga:
Prabowo Lantik Andi Rahadian Jadi Dubes RI untuk Oman-Yaman

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pemalakan Pedagang Bubur di Tanah Abang yang Sempat Viral
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Disaksikan Prabowo, Kejagung Serahkan Uang Rp 11,4 Triliun dari Satgas PKH
• 15 jam laludisway.id
thumb
Astra Berkomitmen Lahirkan Anak Muda Pembawa Perubahan
• 17 jam lalukompas.id
thumb
Mojtaba Khamenei: Rakyat Iran Jadi Pemenang dalam Perang yang Dipaksakan
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Burung Unta Raksasa Tiba-tiba Berlari di Jalanan Beijing, Netizen Ramai Membahas : “Menuju Kebebasan”
• 20 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.