Surabaya, tvOnenews.com - Di tengah upaya bersama mendorong pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Jember, PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 5 terus memperkuat kontribusi sosial melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), non-TJSL, serta dukungan pemberian pinjaman lunak modal kerja bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kepada para pelaku usaha dan peternak.
Sepanjang 2021 hingga akhir 2025, total bantuan TJSL dan non-TJSL yang telah disalurkan perusahaan di wilayah Jember mencapai Rp2,26 miliar. Selain itu, PTPN I Regional 5 juga menyalurkan pinjaman lunak modal kerja di sektor peternakan sebesar Rp28,17 miliar dengan skema bunga ringan 3% per tahun.
Upaya tersebut menjadi bagian dari peran aktif perusahaan dalam mendukung pembangunan sosial yang berkelanjutan di sekitar wilayah operasional perkebunan, khususnya di Kabupaten Jember.
Berbagai program TJSL dan non-TJSL yang dijalankan difokuskan pada kebutuhan ekonomi masyarakat, mulai dari pelatihan mitra binaan, pengembangan UMKM, perbaikan infrastruktur, bedah rumah, penanganan stunting, bantuan sosial, dukungan rumah ibadah, hingga dukungan permodalan sektor peternakan. Di bidang lingkungan, perusahaan juga menjalankan berbagai inisiatif seperti penanaman pohon, penanganan dampak perubahan iklim, serta bantuan tanggap bencana.
Dalam sektor pendidikan, perusahaan telah menyalurkan bantuan sebesar Rp274 juta untuk mendukung peningkatan akses dan kualitas pembelajaran, khususnya bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan. Dukungan ini diwujudkan melalui bantuan sarana pendidikan, fasilitas belajar, serta program pendukung tumbuh kembang anak.
Pada sektor lingkungan, perusahaan turut menyalurkan bantuan sebesar Rp25 juta sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan ekosistem di sekitar wilayah operasional.
Sementara itu, sektor sosial ekonomi menjadi porsi terbesar dalam penyaluran bantuan dengan nilai mencapai Rp1,65 miliar atau sekitar 72,83% dari total bantuan TJSL dan non-TJSL di Kabupaten Jember. Porsi terbesar ini menunjukkan fokus perusahaan dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat sekaligus kontribusi terhadap upaya pengentasan kemiskinan melalui program bantuan yang tepat sasaran.
Bantuan ini diwujudkan melalui berbagai program peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti pelatihan bagi mitra binaan, perbaikan infrastruktur, bedah rumah, bantuan sosial, pembangunan rumah ibadah, serta pengembangan usaha produktif masyarakat.




