Pram Siapkan KJMU hingga S3 dan Program LPDP, Akan Kirim 100 Anak Kuliah ke LN

kumparan.com
10 jam lalu
Cover Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan perluasan program beasiswa bagi warga kurang mampu melalui Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) hingga jenjang doktoral (S3).

Selain itu, Pemprov DKI juga tengah merancang program beasiswa luar negeri seperti LPDP untuk mengirim sekitar 100 anak Jakarta belajar ke luar negeri.

Hal tersebut disampaikan Pram dalam sambutannya saat menghadiri perayaan Paskah bersama warga di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (10/4).

Pram mengatakan, KJMU yang sebelumnya hanya mencakup pendidikan strata satu (S1), kini diperluas hingga S2 dan S3 sebagai upaya memutus rantai kemiskinan.

“Untuk KJMU yang dulu hanya S1, di era saya sekarang boleh untuk S2 dan S3. Pemerintah DKI akan membiayai sampai dengan S3,” ujar Pram di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (10/4).

Menurut Pram, kebijakan ini menjadi bagian dari prioritas Pemprov DKI di sektor pendidikan, khususnya bagi keluarga yang kurang mampu agar memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tinggi.

Selain memperluas KJMU, Pram juga mengungkap rencana pembentukan program beasiswa daerah yang serupa dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Melalui program tersebut, Pemprov DKI berencana memberangkatkan sekitar 100 anak dari keluarga tidak mampu untuk melanjutkan studi ke luar negeri.

“Saya sedang mempersiapkan, mudah-mudahan tahun depan ada LPDP DKI Jakarta. Kurang lebih 100 orang akan kami sekolahkan ke luar negeri atas tanggung jawab pemerintah DKI Jakarta,” kata Pram.

Anggaran Pendidikan Tak Dipangkas

Pram menegaskan, program pendidikan seperti KJMU tetap menjadi prioritas dan tidak akan terdampak meski terjadi pemangkasan anggaran daerah.

Pram menyebut, dari total pemotongan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sekitar Rp 15 triliun, terdapat tiga sektor yang tidak akan dikurangi, salah satunya pendidikan melalui KJMU.

“Yang pertama adalah yang menyangkut KJP dan KJMU, ini tidak boleh dikurangi,” tegasnya.

Pram menilai, investasi di bidang pendidikan menjadi kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jakarta ke depan.

Pram berharap, melalui perluasan KJMU hingga S3 dan program beasiswa luar negeri, anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan taraf hidup.

“Ini adalah yang akan memotong garis ketidakberuntungan dalam keluarga yang tidak mampu,” ucap Pram.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Wibowo Ditangkap
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
RI Berjaya di Kejuaraan Panjat Tebing Asia: 2 Medali, 5 Tiket Asian Games
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Sah, Liliek Prisbawono Adi Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
• 14 jam laluokezone.com
thumb
Laporan Minghui.org : Penjara Jiazhou dan Penjara Wanita Chengdu, Tiongkok Diduga Menyebabkan Kematian 56 Praktisi Falun Gong
• 18 jam laluerabaru.net
thumb
Polda Lampung Ungkap Pengoplosan Solar Senilai Rp160,7 Miliar
• 23 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.