Bisnis.com, JAKARTA — Ketua merangkap Anggota Ombudsman RI Hery Susanto menegaskan bahwa pembenahan internal lembaga menjadi prioritas utama usai dirinya bersama delapan anggota lainnya resmi dilantik di Istana Negara, Jumat (10/4/2026).
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari agenda pengucapan sumpah/janji Hakim Mahkamah Konstitusi, keanggotaan Ombudsman RI, serta pelantikan duta besar.
Hery menyampaikan bahwa dirinya bersama jajaran Ombudsman yang baru akan segera bekerja untuk menuntaskan berbagai tugas yang tertunda.
“Kami bersembilan akan segera merapatkan barisan untuk merampungkan tugas, fungsi, dan kewenangan kami yang sudah ditunggu masyarakat,” ujarnya.
Hery mengungkapkan bahwa proses pelantikan yang memakan waktu hingga dua bulan sempat menghambat kinerja lembaga.
Dia mengatakan proses pelantikan yang memakan waktu hingga dua bulan sempat mengalami hambatan sebelum akhirnya dapat terlaksana.
Dengan telah dilantiknya jajaran baru, Ombudsman kini siap kembali menjalankan mandat pengawasan pelayanan publik. Dia menegaskan pihaknya siap melaksanakan tugas, fungsi, dan kewenangan yang diemban lembaga tersebut.
Fokus Benahi Struktur, SDM, dan Anggaran
Terkait prioritas kerja, Hery menekankan bahwa langkah awal yang akan dilakukan adalah pembenahan internal lembaga. Dia menyebutkan masih terdapat sejumlah aspek di internal Ombudsman yang perlu diperbaiki, antara lain struktur organisasi, sumber daya manusia, dan anggaran.
Dia juga menyoroti adanya persepsi bahwa Ombudsman selama ini masih memiliki jarak dengan pemerintah.
“Ombudsman dirasa masih berjarak dengan pemerintah. Oleh karena itu, kami akan mendekatkan program-program yang menjadi tujuan pemerintah,” ujarnya.
Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Ombudsman akan memfokuskan perhatian pada pengawalan berbagai program prioritas pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Hery mencontohkan sejumlah program yang perlu mendapat perhatian, seperti pendidikan gratis, sekolah rakyat, makan bergizi gratis (MBG), serta hilirisasi industri. Menurutnya, masih banyak aspek dari program Astacita yang belum tersampaikan secara optimal kepada masyarakat.
Karena itu, Ombudsman akan berperan aktif untuk memastikan program-program tersebut berjalan secara efektif.
“Program pemerintah yang baik ini akan kami dekatkan dengan masyarakat, termasuk juga bisa dilaksanakan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Hery menegaskan bahwa peran Ombudsman tidak hanya sebatas melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan pendampingan agar pelaksanaan program pemerintah dapat berjalan secara optimal.
Menurutnya, pendampingan dari Ombudsman diperlukan agar program-program pemerintah yang dinilai baik dapat benar-benar tersampaikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.





