Panglima TNI: Perkuat Kemandirian Pangan di Tengah Dinamika Geopolitik Global

rctiplus.com
9 jam lalu
Cover Berita
Panglima TNI: Perkuat Kemandirian Pangan di Tengah Dinamika Geopolitik GlobalNasional | okezone | Jum'at, 10 April 2026 - 19:46

JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meninjau langsung pelaksanaan praktik ketahanan pangan yang diikuti peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan Tentara Nasional Indonesia (Kodiklat TNI).

Kehadiran Panglima TNI merupakan bentuk perhatian dan dukungan terhadap program pemerintah, sekaligus memberikan motivasi kepada prajurit untuk berperan aktif dalam memperkuat ketahanan nasional.

“Pengembangan tanaman produktif seperti buah-buahan dan komoditas pangan lainnya sangat penting,”ujar Panglima TNI, Jumat (10/4/2026).

“Hal ini untuk mendukung pemenuhan kebutuhan hidup serta memperkuat kemandirian pangan di tengah dinamika geopolitik global,” tandasnya.

Dankodiklat TNI Letjen Mohamad Naudi Nurdika mengatakan, bahwa dinamika lingkungan strategis global saat ini menunjukkan kondisi yang kurang kondusif.

“Sehingga menuntut peningkatan kesiapsiagaan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia yang adaptif, profesional, dan responsif terhadap berbagai tantangan multidimensi,”ujarnya.

Baca Juga:Kasus Korupsi DJKA, KPK Pertimbangkan Panggil Istri Budi Karya Sumadi

“Termasuk di bidang ketahanan pangan, serta peningkatan kemampuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) dan Kompi Produksi pada bidang Zeni Konstruksi dan Kesehatan,”lanjutnya.

Dankodiklat menambahkan, prajurit TNI tidak hanya dituntut memiliki kemampuan tempur yang profesional, tetapi juga kemampuan adaptif dan produktif dalam mendukung program strategis nasional.

“Khususnya ketahanan pangan, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional dan menjaga stabilitas negara di tengah dinamika global,” ujarnya.

 

Sementara itu, Direktur Pengkajian dan Pengembangan (Dirjianbang) Kodiklat TNI Brigjen Erland Hendriatna menyampaikan bahwa Bimtek dilaksanakan selama lima hari, pada 6–10 April 2026.

Kegiatan ini juga untuk meningkatan kemampuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) dan Kompi Produksi pada bidang Zeni Konstruksi dan Kesehatan.

Baca Juga:Menteri-Tokoh Agama Hadiri Nuzulul Quran di Istana Negara

“Kegiatan ini merupakan langkah responsif dan adaptif dalam menghadapi perkembangan lingkungan strategis yang dinamis, serta akan dilaksanakan secara berkelanjutan dalam rangka menyiapkan prajurit yang produktif sebagai kader ketahanan pangan,” pungkasnya.

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejagung Serahkan Uang Rp 11,4 Triliun ke Negara, Prabowo: Bisa Perbaiki 34 Ribu Sekolah
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Gus Rosikh Berharap Gus Ipul Melengser dari Menteri, Fokus ke Muktamar NU
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 10 April 2026, Cek Lokasi dan Persyaratan
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
Kronologi Nikah Sesama Jenis di Malang Versi Pelaku, Korban Sudah Diberi Uang Rp 200 Juta sampai Ancam Bunuh Diri
• 13 jam lalugrid.id
thumb
Adaptasi Cuaca Timnas Australia U-17 Berjalan Cepat Jelang Piala AFF 2026
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.