Deddy PDIP Peringatkan Adik Prabowo: Jangan Bikin Pernyataan yang Memengaruhi Ekonomi

jpnn.com
6 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Yevri Sitorus mengatakan orang lingkaran Presiden RI Prabowo Subianto seharusnya tidak membuat pernyataan yang bikin perekonomian nasional terganggu.

Hal demikian dikatakan Deddy menyikapi ucapan Utusan Khusus Presiden RI Hashim Djojohadikusumo yang menyebut ada upaya kudeta terhadap Prabowo. 

BACA JUGA: Prabowo Terlalu Kuat, Kecil Kemungkinan Dikudeta

"Catatan saya, sebaiknya jangan buat pernyataan yang akan memengaruhi kinerja ekonomi kita," kata dia melalui layanan pesan, Jumat (10/4).

Legislator fraksi Komisi II DPR RI ith menuturkan isu kudeta terhadap Prabowo sebenarnya berdampak terhadap keputusan investasi para pengusaha dalam dan luar negeri. 

BACA JUGA: Hashim Ungkap Ada Upaya Kudeta Prabowo, Pengamat Ingatkan Presiden Mewaspadai Wapres

"Kalau pemerintahan dianggap rentan dan negara tidak aman, siapa yang mau investasi," ungkap Deddy.

Legislator Dapil Kalimantan Utara (Kaltara) itu mengatakan posisi pemerintahan Prabowo saat ini sangat kuat.

BACA JUGA: Prabowo Saksikan Pengucapan Sumpah Hakim Konstitusi dan Anggota Ombudsman RI

Prabowo, kata Deddy, memiliki dukungan parlemen yang kuat dan diterima banyak rakyat berdasarkan berbagai lembaga survei.

"Militer mendukung, tidak ada gerakan politik yang membahayakan," lanjutnya.

Deddy pun mempertanyakan pihak yang mau dan punya kekuataan untuk melakukan kudeta terhadap Prabowo seperti ucapan Hashim.

"Jadi tolong hati-hati mengeluarkan pernyataan. Jika kinerja kabinet baik dan kritik publik direspon dengan tepat maka tak ada yang perlu ditakuti," ungkap dia.

Namun, ujar Deddy, pernyataan terkait kudeta terhadap Prabowo bisa membuat kebingungan di tengah masyarakat. 

"Lawan terkuat Presiden saat ini datang dari dalam pemerintahannya sendiri, bukan dari luar," ungkapnya.

Sebelumnya, Hashim menyatakan di tengah program-program yang dijalankan pemerintah ternyata ada upaya tokoh tertentu mengguncang, menggoyang, dan mengganggu stabilitas nasional.

Menurut Hasim, ada pihak mau menggoyang Presiden Prabowo Subianto yang jabatannya belum sampai satu setengah tahun.

"Saya hitung satu tahun lima bulan sudah ada yang ingin menggulingkan dia, sudah ada yang mau kudeta dia, mau menggantikan dia secara inkonstitusional," ujarnya saat membawakan sambutan pada Paskah Nasional 2026 di Manado, Sulawesi Utara, Rabu (8/4). (ast/jpnn)


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komisi I DPR Harap Gencatan Senjata AS-Iran Permanen: Dunia Butuh Stabilitas
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Hasil BAC 2026: Fajar/Fikri Tembus Semifinal usai Singkirkan Wakil Taiwan
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Hari Jadi Wajo ke-627, Gubernur Sulsel Percepat Pembangunan Jalan dan Irigasi
• 11 jam laluterkini.id
thumb
Bupati Tulungagung Terjaring OTT KPK
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Melihat Kondisi Rakyat, Presiden Prabowo Beri Peringatan Keras ke Pejabat
• 2 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.