Perhelatan budaya Lebaran Betawi ke-18 mulai bisa dinikmati warga pada, Jumat (10/4), di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Ini jadi salah satu tempat silaturahmi akbar warga Jakarta usai Idul Fitri.
Agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Majelis Kaum Betawi ini berlangsung selama tiga hari hingga Minggu (12/4) mendatang, dengan tujuan melestarikan tradisi yang mulai tenggelam oleh zaman.
Perayaan ini menjadi ruang kebersamaan bagi warga untuk mengenal kembali identitas budaya asli Jakarta.
Di kawasan Lapangan Banteng, pengunjung dapat menikmati berbagai sajian khas mulai dari pertunjukan kesenian seperti Tanjidor dan Ondel-ondel, hingga bazar kuliner tradisional.
Warga bisa menemukan kerak telor, slendang mayang, nasi ulam, dodol, dan beragam kudapan khas Betawi lainnya.
Selain itu, terdapat panggung hiburan rakyat yang menyuguhkan Lenong Betawi hingga pemutaran film melalui tradisi Layar Tancap bagi masyarakat umum secara gratis.
Kemeriahan di hari pertama ini terpantau menarik antusiasme tinggi dari warga.
Emi (45) dan Widodo (46), pasangan pengunjung yang hadir sejak sore hari, mengaku senang dengan suasana perayaan tahun ini yang dinilai lebih nyaman bagi keluarga.
"Tempatnya enak, rame, seneng aja nonton acara Betawi," ungkap Widodo yang didampingi Emi saat ditemui di lokasi.
Anwar (50), salah satu pengunjung, mengaku sengaja datang untuk berburu kudapan khas, meski ia berharap kemeriahan acara akan semakin memuncak pada hari berikutnya.
"Saya datang ke sini karena kulinernya enak-enak. Tapi besok lebih bagus lagi, jawara-jawaranya pada dateng," ujar Anwar.
Selain pengunjung yang sengaja datang, acara ini juga menarik perhatian warga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi.
Novi (29), seorang warga yang sedang berolahraga, mengaku tertarik mampir karena melihat kemasan acara yang menarik.
"Kebetulan aku lagi jogging tadi, terus salfok sama acaranya yang menarik, jadi aku mampir sebentar. Aku udah cobain kuliner-kulinernya, menarik juga," kata Novi.





