KYIV, KOMPAS.TV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengeklaim militer Ukraina telah menjatuhkan drone buatan Iran, Shahed, di sejumlah negara Timur Tengah di tengah berlangsungnya perang Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran.
Zelenskyy menggambarkan operasi tersebut sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk membantu mitra negaranya melawan senjata yang sama yang digunakan Rusia di Ukraina.
Dilansir Associated Press, Jumat (10/4/2026), Zelenskyy memberikan pengakuan publik pertamanya tentang operasi militer itu pada Rabu (8/4/2026).
Zelenskyy mengakui pasukan Ukraina ikut serta dalam operasi aktif di luar negeri, menggunakan drone pencegat buatan negaranya.
Drone pencegat Ukraina kerap digunakan untuk melawan drone Shahed rancangan Iran yang digunakan Rusia dalam perang di Ukraina.
Baca Juga: Iran Bantah Tuduhan Serang Kuwait: Kami Tak Pernah Menyerang Sejak Gencatan Senjata
“Ini bukan tentang misi pelatihan atau latihan, tetapi tentang dukungan dalam membangun sistem pertahanan udara modern yang benar-benar dapat berfungsi,” kata Zelenskyy.
Dia sebelumnya memang menegaskan akan memberikan bantuan kepada negara-negara sekutu di Timur Tengah, untuk menghadapi rudal Shahed yang digunakan Iran.
Presiden Ukraina itu tak menyebutkan negara-negara yang terlibat, tetapi ia mengakui personel Ukraina beroperasi di beberapa negara.
Penulis : Haryo Jati Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Associated Press
- volodymyr zelenskyy
- ukraina
- iran
- drone shahed
- timur tengah
- perang iran





