KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung, Jawa Timur. Operasi senyap itu menjaring Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.
"Ya (yang diamankan Bupati Tulungagung)," kata Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, saat dikonfirmasi, Jumat (10/4).
Fitroh belum merinci ada tidaknya pihak lain yang turut terjaring dalam OTT ini. KPK juga belum memberikan penjelasan terkait konstruksi perkara dugaan rasuahnya.
KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status dari para pihak yang diamankan.
Lantas seperti apa sosok Gatut Sunu?
Gatut merupakan pria kelahiran Tulungagung, 17 Desember 1967. Dia menempuh pendidikan S1 di Universitas Merdeka Malang dan meraih gelar Sarjana Ekonomi pada 1992 silam. Ia lalu melanjutkan pendidikan S2 ke UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dan mendapat gelar Magister Ekonomi pada 2023 lalu.
Sebelum aktif di dunia politik, Gatut dikenal sebagai sosok pengusaha toko bangunan. Toko miliknya disebut tersebar di wilayah Tulungagung dan sekitarnya.
Dia lalu mulai aktif berorganisasi dengan masuk sebagai anggota Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) sekitar 2004 silam.
Gatut kemudian mengawali karier politiknya dengan mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Tulungagung pada Pilkada Tulungagung 2019 berpasangan dengan Maryoto Birowo. Pasangan itu memenangkan Pilkada dan Gatut resmi menjadi Wabup Tulungagung.
Pada Pilkada Tulungagung 2024, Gatut kembali mencalonkan diri. Kali ini tidak sebagai wakil, ia maju sebagai calon bupati. Gatut didampingi oleh Ahmad Baharudin sebagai wakilnya. Pasangan itu akhirnya menang dan meraih suara sebesar 50,7 persen.
Gatut belum berkomentar soal OTT ini.





