Protein Tinggi dalam Diet Harian: Dibutuhkan Tubuh atau Berlebihan Tanpa Sadar?

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Dalam beberapa tahun terakhir, tren konsumsi protein tinggi semakin populer. Banyak orang mulai menambahkan protein dalam menu harian, baik melalui makanan seperti daging, telur, maupun produk tambahan seperti protein shake dan snack tinggi protein.

Label “high protein” kini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi mereka yang ingin membangun massa otot, menurunkan berat badan, atau menjalani gaya hidup sehat. Namun, muncul pertanyaan penting: apakah tubuh benar-benar membutuhkan asupan protein tinggi setiap hari, atau justru berisiko jika dikonsumsi berlebihan?

Peran Protein dalam Tubuh

Protein merupakan salah satu makronutrien penting yang memiliki berbagai fungsi, antara lain:

Karena perannya yang penting, protein menjadi bagian utama dalam pola makan sehari-hari.

Mengapa Diet Tinggi Protein Menjadi Tren?

Popularitas diet tinggi protein tidak lepas dari berbagai klaim manfaat, seperti:

Selain itu, banyak produk makanan kini dipasarkan dengan label tinggi protein, sehingga semakin mendorong konsumsi.

Apakah Semua Orang Membutuhkan Protein Tinggi?

Kebutuhan protein setiap orang sebenarnya berbeda-beda, tergantung pada:

Orang yang aktif secara fisik atau berolahraga intens memang membutuhkan asupan protein lebih tinggi dibandingkan orang dengan aktivitas ringan.

Namun, bagi sebagian besar orang dengan aktivitas normal, kebutuhan protein sebenarnya dapat terpenuhi dari pola makan sehari-hari.

Risiko Konsumsi Berlebihan

Meskipun protein penting, konsumsi berlebihan tidak selalu memberikan manfaat tambahan. Dalam beberapa kondisi, asupan protein yang terlalu tinggi dapat:

Selain itu, jika sumber protein berasal dari makanan tinggi lemak, hal ini juga dapat memengaruhi kesehatan.

Pengaruh Label dan Tren

Label “tinggi protein” sering kali membuat seseorang merasa bahwa produk tersebut pasti lebih sehat. Padahal, tidak semua produk tinggi protein memiliki komposisi yang seimbang.

Beberapa produk mungkin mengandung tambahan gula, garam, atau bahan lain yang perlu diperhatikan.

Pendekatan yang Lebih Seimbang

Untuk memenuhi kebutuhan protein secara optimal, pendekatan yang dapat dilakukan antara lain:

Keseimbangan nutrisi tetap menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan.

Refleksi Tren Pola Makan Modern

Tren diet tinggi protein menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap nutrisi. Namun, di sisi lain, juga menunjukkan bagaimana tren dapat memengaruhi pola konsumsi tanpa selalu mempertimbangkan kebutuhan individu.

Pada akhirnya, tubuh tidak membutuhkan sesuatu yang berlebihan, tetapi membutuhkan apa yang sesuai dan seimbang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
ARNA Tetapkan Dividen Rp330 Miliar untuk Tahun Buku 2025
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Usai Dilantik Prabowo, Dubes RI untuk Oman Siap Perkuat Hubungan Bilateral dan Perlindungan WNI
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Sentimen di Timur Tengah hingga Emiten Mau Bagi Dividen Dorong Penguatan IHSG
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Update Restorative Justice Rismon Sianipar di Kasus Ijazah Jokowi, Ini Kata Polda Metro Jaya
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Hari Pertama Kebijakan WFH, Volumen Kendaraan di Kota Medan Turun 20 Persen
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.