Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menilai Presiden Prabowo Subianto masih akan menjadi sosok kuat pada Pemilu 2029. Partainya, kata Cak Imin, akan bersikap realistis dalam menentukan arah politik ke depan.
“2029 Pak Prabowo masih maju dan masih sangat kuat, karena itu ya PKB harus realistis,” ujar Cak Imin usai acara Halal Bihalal dan Penghargaan Kaderisasi di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Jumat (10/4).
“Pak Prabowo kalau maju pasti menang, dan kita dukung yang menang lah,” lanjutnya.
Selain menyoroti peluang Prabowo, Cak Imin juga menilai peta persaingan politik menuju 2029 tidak bisa diprediksi dengan pendekatan konvensional.
Ia menyebut kompetisi antarpartai tidak lagi “bersudut” atau mudah ditebak.
“Kondisi kompetisi partai-partai 2029 esok tak bersudut. Belum tentu yang punya biaya menang, belum tentu yang nggak punya biaya bisa menang. Karena itu PKB menyiapkan kader-kader yang militan, yang kuat, tangguh, siap menghadapi kompetisi apa pun,” katanya.
Menurutnya, situasi politik yang penuh ketidakpastian itu membuat PKB memilih fokus memperkuat internal partai melalui kaderisasi.
Ia menegaskan kaderisasi merupakan kewajiban konstitusional partai politik sekaligus fondasi utama menghadapi kontestasi.
“Dan bersyukur akhirnya bisa berjalan dengan baik bahkan sudah di atas 1.000 kali kaderisasi. Dan itu artinya kewajiban partai secara konstitusi, secara filosofi itu yaitu kaderisasi,” ucapnya.
Ia menambahkan, kegiatan kaderisasi tersebut telah dilakukan secara luas di berbagai daerah di Indonesia dan menjadi bagian penting dalam membangun kekuatan partai ke depan.
“Undang-undang partai politik, konstitusi negara kita mewajibkan partai melakukan kaderisasi. Dan itu kewajiban mutlak yang tidak bisa ditawar, dan Alhamdulillah PKB bisa melaksanakan dengan sangat besar di berbagai penjuru tanah air. Malam hari ini yang sukses-sukses itu kita kasih kehormatan,” kata dia.





