Purbaya Dukung OJK Dorong Bank Gencarkan Kredit ke Sektor Riil

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Kemenkeu mendukung langkah OJK yang mendorong bank memperkuat fungsi intermediasinya dalam menyalurkan kredit ke sektor riil.

Kemenkeu mendukung langkah OJK yang mendorong bank memperkuat fungsi intermediasinya dalam menyalurkan kredit ke sektor riil. (Foto: iNews Media/Anggie Ariesta)

IDXChannel - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mendukung langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mendorong bank memperkuat fungsi intermediasinya dalam menyalurkan kredit ke sektor riil. Keputusan ini diharapkan dapat memacu aktivitas ekonomi domestik.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, dukungan perbankan sangat penting untuk menyukseskan program pembangunan nasional. Di samping fiskal dan moneter, penyaluran kredit perbankan bisa berdampak lebih cepat dalam menggerakkan ekonomi.

Baca Juga:
Portofolio Kredit UMKM Bantu Ketahanan Perbankan di Tengah Tekanan Global

Hal ini disampaikan Purbaya merespons rencana OJK menyiapkan Rancangan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (RPOJK) terkait penyesuaian Rencana Bisnis Bank (RBB). Aturan ini nantinya mengarahkan perbankan agar lebih aktif mendanai program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan tiga juta rumah, hingga Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Purbaya menilai, selama ini ada kecenderungan perbankan lebih memilih menempatkan likuiditas di bank sentral daripada menyalurkannya dalam bentuk kredit.

Baca Juga:
Likuiditas Perbankan Masih Kuat, Analis Cermati Dua Saham Ini

“Itu sudah cukup semua (insentif) dari pemerintah, tapi kan masih nanti ada program-program pembangunan yang lain di mana mungkin selama ini bank-bank males, sukanya taruh di bank sentral uangnya. Mungkin didorong ke arah sana, ke sektor riil dan pembangunan,” ujar Purbaya ke awak media di Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Purbaya memandang positif inisiatif OJK tersebut, namun ia tetap akan mengkaji isi peraturan secara menyeluruh setelah resmi diterbitkan. Dia menekankan bahwa inti dari pertumbuhan ekonomi adalah memastikan perbankan menjalankan tugas utamanya dalam memberikan pinjaman.

“Itu kalau dikerjakan mestinya bagus, tapi saya belum lihat seperti apa peraturannya, nanti saya assess (kaji) dulu peraturannya seperti apa, baru saya bisa kasih komentar yang bagus. Tapi yang penting adalah setiap upaya untuk memastikan bank melakukan fungsi intermediasinya yaitu memberi pinjaman, itu bagus buat ekonomi,” kata Purbaya.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi sebelumnya menjelaskan, penyesuaian RBB bertujuan agar perbankan nasional lebih kontributif terhadap target pertumbuhan ekonomi pemerintah.

“Kita sedang merancang RPOJK untuk penyesuaian ketentuan RBB. Di dalamnya bagaimana kita juga mendukung bank juga bisa lebih masuk kepada program-program prioritas pemerintah,” kata Friderica.

Meskipun arah penyaluran kredit akan didorong ke sektor prioritas, Friderica atau yang akrab disapa Kiki, memastikan bahwa kebijakan ini tidak bersifat wajib. Setiap keputusan kredit tetap harus berdasarkan perhitungan manajemen risiko masing-masing bank.

Enggak wajib, tapi kita dorong untuk itu. Kan semuanya harus sesuai dengan manajemen risiko dan risk appetite dari mereka (bank). Tapi intinya bagaimana OJK sekarang kita mendorong sektor jasa keuangan, OJK itu kan bagaimana kita menjaga stabilitas sistem keuangan,” katanya.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Balik Naik, Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp2.857.000 per Gram
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Jadi Hakim MK, Liliek Prisbawono Punya Harta Kekayaan Rp 5,9 Miliar
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Soal Isu Indonesia akan Chaos, Seskab Teddy Bilang Begini
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Cuma Dikasih Rp300 Ribu? Michelle Ashley Bongkar Dugaan Nafkah Arya Khan ke Pinkan Mambo, Singgung Tak Tulus dan Hanya Pansos
• 14 jam lalugrid.id
thumb
Jadwal BRI Super League Jumat, 10 April: PSIM Vs PSM, Duel Panas Pembuka Pekan ke-27
• 17 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.