Jakarta (ANTARA) - Berbagai peristiwa politik kemarin menjadi sorotan, mulai dari Pemerintah awasi ketat kinerja ASN meski terapkan WFH setiap Jumat hingga Dilantik sebagai Dubes, Andi Rahadian siap perkuat hubungan RI-Oman.
Berikut rangkuman ANTARA untuk berita politik kemarin yang menarik untuk kembali dibaca:
1. Pemerintah awasi ketat kinerja ASN meski terapkan WFH setiap Jumat
Pemerintah menegaskan penerapan skema kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) pada setiap Jumat tidak mengurangi tingkat pengawasan.
Mekanisme baru ini justru memperkuat sistem kontrol berbasis kinerja yang lebih terukur, transparan, dan terdokumentasi secara digital.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, menegaskan sistem kerja fleksibel tetap menuntut disiplin dan akuntabilitas tinggi dari setiap ASN.
Baca selengkapnya di sini
2. Presiden Prabowo angkat sembilan anggota Ombudsman
Presiden Prabowo Subianto mengangkat sembilan anggota Ombudsman yang terdiri Ketua, Wakil Ketua, dan anggota untuk masa jabatan 2026-2031, di Istana Negara, Jakarta, Jumat.
Pengangkatan sembilan anggota baru tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 20 P tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan keanggotaan Ombudsman Republik Indonesia.
Baca selengkapnya di sini
3. BKSAP desak investigasi objektif PBB soal serangan Israel ke UNIFIL
Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menginvestigasi secara objektif terkait serangan Israel ke pasukan perdamaian di Lebanon, UNIFIL.
"Memang kita meminta kepada PBB agar lakukan investigasi dan harus netral, artinya harus objektif. Jangan karena lobi Amerika atau lobi Israel kemudian tidak menunjuk bahwasanya Israel yang pelakunya," kata Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Maazat dalam keterangan diterima di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, serangan terhadap pasukan perdamaian tidak hanya melanggar hukum internasional, tetapi juga merusak prinsip-prinsip dasar kerja sama global yang selama ini dijunjung melalui PBB.
Baca selengkapnya di sini
4. Wamendagri sidak penerapan WFH di Pemkot Bekasi
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto melakukan inspeksi mendadak (sidak) penerapan kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat.
Sidak dilakukan dengan mengecek sejumlah ruang kerja di lingkungan Pemkot Bekasi, didampingi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono serta Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe.
Bima Arya tampak juga menghubungi salah satu ASN yang sedang melakukan WFH secara acak melalui sambungan telepon video.
Baca selengkapnya di sini
5. Dilantik sebagai Dubes, Andi Rahadian siap perkuat hubungan RI-Oman
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman Andi Rahadian siap untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dengan Oman di berbagai bidang.
"Insyaallah saya akan melaksanakan tugas yang diberikan oleh Bapak Presiden untuk meningkatkan hubungan bilateral secara baik dan positif di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, maupun protokol dan konsuler sesuai dengan penugasan dari Bapak Presiden," ujar Andi di Istana Negara, Jakarta, Jumat.
Baca selengkapnya di sini
Berikut rangkuman ANTARA untuk berita politik kemarin yang menarik untuk kembali dibaca:
1. Pemerintah awasi ketat kinerja ASN meski terapkan WFH setiap Jumat
Pemerintah menegaskan penerapan skema kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) pada setiap Jumat tidak mengurangi tingkat pengawasan.
Mekanisme baru ini justru memperkuat sistem kontrol berbasis kinerja yang lebih terukur, transparan, dan terdokumentasi secara digital.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, menegaskan sistem kerja fleksibel tetap menuntut disiplin dan akuntabilitas tinggi dari setiap ASN.
Baca selengkapnya di sini
2. Presiden Prabowo angkat sembilan anggota Ombudsman
Presiden Prabowo Subianto mengangkat sembilan anggota Ombudsman yang terdiri Ketua, Wakil Ketua, dan anggota untuk masa jabatan 2026-2031, di Istana Negara, Jakarta, Jumat.
Pengangkatan sembilan anggota baru tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 20 P tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan keanggotaan Ombudsman Republik Indonesia.
Baca selengkapnya di sini
3. BKSAP desak investigasi objektif PBB soal serangan Israel ke UNIFIL
Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menginvestigasi secara objektif terkait serangan Israel ke pasukan perdamaian di Lebanon, UNIFIL.
"Memang kita meminta kepada PBB agar lakukan investigasi dan harus netral, artinya harus objektif. Jangan karena lobi Amerika atau lobi Israel kemudian tidak menunjuk bahwasanya Israel yang pelakunya," kata Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Maazat dalam keterangan diterima di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, serangan terhadap pasukan perdamaian tidak hanya melanggar hukum internasional, tetapi juga merusak prinsip-prinsip dasar kerja sama global yang selama ini dijunjung melalui PBB.
Baca selengkapnya di sini
4. Wamendagri sidak penerapan WFH di Pemkot Bekasi
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto melakukan inspeksi mendadak (sidak) penerapan kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat.
Sidak dilakukan dengan mengecek sejumlah ruang kerja di lingkungan Pemkot Bekasi, didampingi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono serta Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe.
Bima Arya tampak juga menghubungi salah satu ASN yang sedang melakukan WFH secara acak melalui sambungan telepon video.
Baca selengkapnya di sini
5. Dilantik sebagai Dubes, Andi Rahadian siap perkuat hubungan RI-Oman
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman Andi Rahadian siap untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dengan Oman di berbagai bidang.
"Insyaallah saya akan melaksanakan tugas yang diberikan oleh Bapak Presiden untuk meningkatkan hubungan bilateral secara baik dan positif di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, maupun protokol dan konsuler sesuai dengan penugasan dari Bapak Presiden," ujar Andi di Istana Negara, Jakarta, Jumat.
Baca selengkapnya di sini





