JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli memastikan efisiensi anggaran dari Kementerian Keuangan RI tidak akan memengaruhi program Magang Nasional. Yassierli menyebut efisiensi tahap ketiga ini tidak menyentuh anggaran program strategis.
Yassierli menyatakan efisiensi yang ditetapkan pemerintah sebatas menyentuh pos anggaran terkait rapat, perjalan dinas, dan beberapa anggaran lain.
"Jadi kalau yang efisiensi ketiga yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan itu adalah terkait dengan perjalanan dinas, rapat-rapat, dan seterusnya. Beda pos (anggaran) alokasi dengan magang," kata Yassierli di Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Baca Juga: Menaker Usulkan Kuota Magang Nasional 2026 Ditambah Jadi 150 Ribu Orang
Mengenai pelaksanaan magang, Yassierli menyebut pihaknya masih berdiskusi dengan kementerian-kementerian terkait. Hasil diskusi nantinya akan disampaikan kepada Presiden RI Prabowo Subianto untuk persetujuan.
"Kalau untuk magang, memang sekarang masih dalam tarafnya persetujuan dari Kementerian Keuangan, Kemenko Perekonomian, dan nanti pastinya dari Pak Presiden," kata Yassierli dilaporkan tim liputan KompasTV.
Sebelumnya, saat rapat kerja bersama Komisi IX DPR, Kamis (9/4), Yassierli mengungkapkan pihaknya menerima Surat Menteri Keuangan (Menkeu) S-181/MK.03/2026 terkait efisiensi anggaran.
Dalam surat tersebut, anggaran Kemnaker efisiensi atau pergeseran ke Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN) Kemenkeu sebesar Rp181.826.183.000.
Nilai itu terdiri dari Rincian Output (RO) Khusus sebesar Rp122.163.948.000 dan hasil identifikasi efisiensi anggaran yang dilakukan Kemenkeu Rp59.662.235.000.
Baca Juga: Menaker Tegaskan Penerapan WFH bagi Perusahaan Swasta Bersifat Imbauan
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- program magang nasional
- magang nasional 2026
- menaker yassierli
- efisiensi anggaran
- kemnaker





