JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Syahrul Aidi Maazat mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) objektif dalam mengusut serangan Israel ke pasukan perdamaian UNIFIL di Lebanon.
Syahrul menegaskan PBB seharusnya tidak terpengaruh dengan lobi-lobi Amerika Serikat (AS) atau Israel terkait peristiwa tersebut. Ia pun mengecam serangan di Lebanon yang menewaskan tiga prajurit TNI.
"Memang kita meminta kepada PBB agar lakukan investigasi dan harus netral, artinya harus objektif. Jangan karena lobi Amerika atau lobi Israel kemudian tidak menunjuk bahwasanya Israel yang pelakunya," kata Syahrul Aidi Maazat dalam keterangan di Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Baca Juga: Sekjen PBB Kecam Serangan Israel ke Lebanon, Sebut Gencatan Senjata AS-Iran Terancam
Politikus Partai Keadilan Sejahtera itu menyatakan, serangan terhadap pasukan perdamaian tidak hanya melanggar hukum internasional, tetapi juga merusak prinsip-prinsip dasar kerja sama global yang selama ini dijunjung PBB.
Lebih lanjut, Syahrul menyatakan Indonesia menilai pihak yang bertanggung jawab harus diungkap secara jelas. Proses pengungkapan peristiwa disebutnya tidak boleh dipengaruhi kepentingan poitik tertentu.
"Kita (BKSAP) alhamdulillah dengan tegas menyatakan bahwasanya Israel yang pelakunya karena posisi pasukan perdamaian itu posisi yang memang tidak mungkin Lebanon atau Hizbullah yang akan menyerang," kata Syahrul dikutip Antara.
Syahrul pun mendesak kasus penyerangan prajurit UNIFIL dibawa ke jaur hukum internasional. Ia menilai Indonesia perlu mengambil langkah tegas untuk menjunjung hukum dan kesepakatan internasional.
"Karena kalau ini dibiarkan, Indonesia akan nampak lemah maka Indonesia harus bersikap lebih tegas," kata Syahrul.
Baca Juga: Tanggapi Serangan Israel ke Lebanon, Menlu Iran: AS Bodoh jika Biarkan Netanyahu Membunuh Diplomasi
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- bksap dpr
- unifil
- prajurit tni gugur di lebanon
- investigasi prajurit tni gugur
- israel serang unifil





