D-8 Sebut Pakistan, Turki, dan Mesir Aktif Mediasi Konflik Timur Tengah demi Cegah Eskalasi

pantau.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Organisasi Kerja Sama Ekonomi D-8 menyatakan Pakistan, Turki, dan Mesir terlibat aktif dalam upaya mediasi untuk mencegah eskalasi konflik Iran serta mendorong terciptanya solusi damai melalui jalur diplomatik.

Sekretaris Jenderal D-8 Sohail Mahmood mengatakan negara-negara tersebut turut mendukung gencatan senjata dan mendorong perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang dijadwalkan berlangsung di Pakistan.

Ia menegaskan semua pihak memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga momentum perdamaian.

“Semua pihak memiliki tugas dan tanggung jawab historis dalam pembicaraan gencatan senjata yang direncanakan antara AS dan Iran di Pakistan,” kata Mahmood.

Diplomasi Jadi Kunci Redam Konflik

Mahmood mengungkapkan diplomasi intensif yang dilakukan dalam beberapa pekan terakhir membuka peluang penting untuk meredakan ketegangan.

Ia berharap pembicaraan di Islamabad dapat berjalan produktif dan menghasilkan kesepakatan yang stabil.

Mahmood juga mengingatkan risiko konflik masih tinggi, terutama terhadap pasar energi global dan negara yang bergantung pada pasokan minyak dari kawasan Teluk.

Namun demikian, ia menilai peluang terobosan damai tetap terbuka jika semua pihak bersikap serius dan bertanggung jawab.

Peran Indonesia dan Agenda D-8

D-8 merupakan organisasi yang beranggotakan negara berkembang seperti Indonesia, Bangladesh, Mesir, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, Turki, serta Azerbaijan yang bergabung pada 2024.

Indonesia saat ini memegang keketuaan D-8 periode 2026–2027 dengan fokus pada penguatan kerja sama ekonomi dan solidaritas antarnegara anggota.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI Vahd Nabyl A. Mulachela menegaskan agenda keketuaan Indonesia tetap berjalan meski KTT D-8 ditunda.

“Prioritas-prioritas kita masih akan dilanjutkan. Tak ada pembatalan, tetapi kita hanya mencari waktu yang lebih tepat,” ungkapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Heboh Wacana War Tiket Haji,Kemenhaj Ungkap Skema Urai Antrean Calon Jemaah
• 11 jam laludisway.id
thumb
Jokowi Tanggapi Aliran Dana Rp50 M Kasus Ijazah Berasal dari Dirinya: Duit Dari Mana?
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Kejaksaan Agung Setor Rp 11,4 Triliun ke Kas Negara
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
Jembatan Qasmiyeh di Lebanon Selatan Rusak Akibat Serangan Udara Israel | SAPA MALAM
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
IHSG Ditutup Melesat 2,05% ke Level 7.458, Bursa Asia Kompak Menghijau
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.