Wang Yi Menteri Luar Negeri China melakukan pertemuan dengan Kim Jong Un pemimpin Korea Utara di Pyongyang pada, Jumat (10/4/2026), dalam upaya mempererat koordinasi kedua negara di tengah situasi global yang dinilai semakin kompleks.
Dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri China, Wang Yi menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara China dan Korea Utara, khususnya dalam menghadapi dinamika internasional dan regional.
“Dalam menghadapi situasi internasional yang penuh gejolak dan kompleks, China dan Korea Utara harus semakin memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam urusan internasional dan regional,” ujar Wang Yi seperti dikutip Reuters, Sabtu (11/4/2026).
Selain itu, Wang Yi menyatakan bahwa China siap meningkatkan interaksi dan kerja sama praktis dengan Korea Utara, termasuk memperluas pertukaran di berbagai sektor.
Sebelumnya, Wang Yi juga menggelar pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Korea Utara dan menegaskan komitmen untuk “terus memperkuat momentum positif” dalam hubungan kedua negara.
Adapun kunjungan Wang Yi ke Pyongyang berlangsung selama dua hari sejak, Kamis (9/4/2026), dengan tujuan memperkuat hubungan bilateral yang sempat melambat akibat pandemi Covid-19. Pertemuan ini juga berlangsung di tengah upaya Korea Utara mempererat hubungan dengan Rusia.
Media pemerintah Korea Utara, KCNA, melaporkan bahwa Kim Jong Un juga menegaskan pentingnya peningkatan kerja sama antara kedua negara melalui berbagai tingkat komunikasi dan pertukaran.
Menurut Kim, hubungan yang lebih kuat antara China dan Korea Utara menjadi kunci dalam menjaga kepentingan bersama kedua negara.
Pertemuan ini terjadi di tengah dinamika geopolitik yang berkembang, termasuk rencana kunjungan Donald Trump Presiden Amerika Serikat ke China dalam waktu dekat. Trump sebelumnya juga menyatakan ketertarikannya untuk kembali membuka dialog dengan Kim Jong Un. (bil/iss)




