Prabowo Geram Ada Pengusaha Nakal Menambang Ilegal Selama 8 Tahun, Minta Jaksa Agung Pidanakan

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan ada pengusaha tambang nakal yang tetap mengeruk kekayaan alam milik negara, meski IUP telah dicabut delapan tahun lalu.

Prabowo Geram Ada Pengusaha Nakal Menambang Ilegal Selama 8 Tahun, Minta Jaksa Agung Pidanakan. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan adanya pengusaha tambang nakal yang tetap mengeruk kekayaan alam milik negara, meski Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang dipegangnya telah dicabut sejak delapan tahun lalu.

Prabowo mengaku geram karena pengusaha nakal tersebut tidak menghormati hukum yang berlaku di Indonesia. Kekayaan alam yang seharusnya dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, justru dikeruk secara ilegal untuk kekayaan pribadi.

Baca Juga:
Pemerintah Tertibkan Tambang Ilegal, Harga Timah Melonjak di Atas USD51 Ribu per Ton

Menurutnya, tindakan itu merupakan penghinaan terhadap negara dan para pendiri bangsa.

"Sudah ada izin yang dicabut oleh pemerintah Republik Indonesia, delapan tahun si pengusaha itu ndableg (masa bodoh) terus. Dia laksanakan tambang tanpa izin, dia mentertawakan Republik Indonesia, dia meludahi pengorbanan mereka-mereka yang gugur untuk kemerdekaan Indonesia. Dia tidak hormat sama NKRI," kata Prabowo saat menghadiri acara di Kejagung, Jakarta, dikutip Sabtu (11/4/2026).

Baca Juga:
Prabowo Tutup 1.000 Tambang Ilegal dan Sita 4 Juta Hektare Lahan saat Pidato di Amerika Serikat 

Maka dari itu, Prabowo memerintahkan kepada Kejaksaan Agung untuk menindak tegas pengusaha nakal tersebut. "Saya perintahkan Jaksa Agung, tegakkan hukum. Pidanakan! Kita tidak ragu-ragu dan kita tidak gentar," kata Prabowo. 

Baca Juga:
Usut Aliran Dana TPPU Tambang Ilegal, Bareskrim Geledah Toko Emas di Jatim

Presiden menegaskan, penegakan hukum terhadap pelaku penambangan dan perkebunan ilegal di kawasan hutan dilakukan tanpa pandang bulu. Akibatnya, banyak pengusaha-pengusaha nakal yang melakukan perlawanan. 

Bahkan, Prabowo menuturkan, para pengusaha nakal ini menggunakan kekayaannya untuk membiayai gerakan-gerakan yang bertujuan menjatuhkan pemerintahan yang sah. Namun pemerintah tidak takut. Prabowo pun meminta jajarannya untuk tidak mundur sedikit pun demi kepentingan rakyat.

"Semakin kita tegas, semakin kita teguh, semakin kita membela rakyat, semakin kita akan dilawan. Semakin kita akan diserang, jangan khawatir. Dia akan menggunakan segala alat, dia akan menggunakan uang yang mereka curi untuk membiayai gerakan-gerakan. Tidak gentar kita, rakyat bersama kita," ujarnya.

Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang telah bekerja keras menyelamatkan aset-aset negara bernilai triliunan rupiah.

"Kita tidak akan berhenti. Kita tidak akan gentar. Kita maju terus membela bangsa dan negara. Terima kasih, selamat berjuang. Saya hormat dengan pekerjaan kalian. Kita siap mati di atas jalan yang benar. Membela rakyat adalah pekerjaan yang sangat mulia," ujar dia.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Olah TKP, Polisi Buru OTK Tikam Pria hingga Tewas di Lubuklinggau
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
Antara Angka Putus Sekolah dan Denyut Nadi Harapan di Ruang Kelas
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Tangkap Bupati Tulungagung, KPK Sita Barang Bukti Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Industri Gula Nasional Tergerus, DPR RI Desak Kemendag Hentikan Impor Rafinasi
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
KPK OTT Bupati Tulungagung, 16 Orang Pejabat eselon I dan II Diamankan
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.