EtIndonesia. Bulan lalu, polisi lalu lintas di Kabupaten Maralbexi di Daerah Otonomi Uyghur Xinjiang, Tiongkok utara, menerima laporan dari pengendara mengenai seorang wanita yang berpegangan pada bagian belakang truk yang sedang bergerak. Sebuah tim dikirim ke daerah tersebut, dan laporan yang tidak biasa itu dikonfirmasi.
Beberapa video yang direkam oleh pengendara yang terkejut menunjukkan wanita itu berpegangan pada palang besi di bagian belakang truk yang sedang bergerak, tetapi alasannya tetap tidak diketahui sampai polisi setempat mengeluarkan pernyataan. Ternyata, alasan aksi gila ini adalah kecemburuan.
Setelah menghentikan truk tersebut, polisi mengetahui bahwa wanita yang berpegangan pada bagian belakang truk itu adalah istri pengemudi. Rupanya, dia yakin bahwa suaminya berselingkuh dan memutuskan untuk mengikutinya saat dia meninggalkan rumah, sehingga dia bisa menangkapnya basah.
Saat suaminya itu masuk ke truknya suatu malam, dia menyelinap keluar rumah dan berpegangan pada bagian belakang kendaraan. Polisi mengatakan bahwa wanita itu sangat beruntung masih hidup, karena jika suaminya mengemudi dengan kecepatan lebih tinggi, atau jalanan lebih bergelombang, dia bisa saja jatuh dan tewas.
Wanita itu, yang diidentifikasi oleh media Tiongkok hanya sebagai Yu, akhirnya membuat suaminya didenda 200 yuan (sekitar Rp 500 ribu) serta tiga poin dikurangi dari catatan tahunannya yang berjumlah 12 poin karena gagal memeriksa truknya dengan benar sebelum meninggalkan rumah.
Kisah yang tidak biasa ini menjadi viral di media sosial Tiongkok dan digunakan oleh pihak berwenang sebagai pelajaran berharga bagi pasangan, menyarankan mereka untuk menyelesaikan masalah rumah tangga melalui percakapan dan konseling, daripada melakukan aksi nekat.(yn)





