Kemensos Salurkan Bantuan Tahap II untuk Aceh Tamiang Senilai Rp76,68 Miliar

idxchannel.com
14 jam lalu
Cover Berita

Total keseluruhan (bantuan) untuk Kabupaten Aceh Tamiang dari Kementerian Sosial adalah Rp205.188.100.000.

Kemensos Salurkan Bantuan Tahap II untuk Aceh Tamiang Senilai Rp76,68 Miliar. (Foto: Kemensos)

IDXChannel—Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyalurkan santunan dan bantuan tahap II senilai Rp76,68 miliar untuk korban bencana alam di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh pada Jumat (10/4/2026). 

“Bantuan sosial pasca-kebencanaan terus kami salurkan. Tidak ada libur selama datanya sudah ada, langsung kami salurkan,” kata Gus Ipul dalam keterangannya, Sabtu (11/4/2026).

Baca Juga:
Cara Update Data untuk Bansos lewat Aplikasi Resmi Kemensos, Ini Syarat dan Langkahnya

Gus Ipul mengatakan, atas arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah memberikan banyak sekali bantuan bagi para korban bencana. Salah satunya, yakni penyaluran bantuan melalui Kemensos.

Kemensos ditugaskan oleh Presiden Prabowo untuk menyalurkan beberapa bantuan. Pertama adalah bantuan logistik yang salah satunya berupa dapur umum pada masa kedaruratan.

Baca Juga:
2.708 PNS Kemensos Bolos Kerja usai Lebaran 2026, Tukin Terancam Dipotong 3 Persen per Hari

“Itu sudah selesai. Khusus untuk di Aceh Tamiang, nilai bantuan kami pada masa kedaruratan itu sekitar Rp6 miliar. Itu sudah selesai,” ujarnya.

Kemudian, Gus Ipul menegaskan bahwa bantuan pemerintah tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga mendukung pemulihan hidup, hunian, ekonomi, dan perlindungan ahli waris maupun korban luka berat, seperti yang dilakukan hari ini bagi masyarakat di Aceh Tamiang.

Baca Juga:
Verifikasi 11 Juta Data Peserta, Kemensos Reaktivasi 625.221 Peserta PBI JKN

Gus Ipul menjelaskan, pada masa pemulihan, Kemensos memberikan beberapa jenis bantuan. Diantaranya santunan untuk ahli waris masing-masing korban meninggal sebesar Rp15 juta.

“Dan juga ada santunan (bagi) yang luka-luka berat sebesar Rp5 juta. Alhamdulillah, ini sebagian besar sudah bisa disalurkan,” jelas dia.

Adapun rincian bantuan tahap kedua yang diserahkan hari ini terdiri dari bantuan jaminan hidup bagi 20.908 jiwa dengan total nilai Rp28,22 miliar. Lalu, bantuan isi hunian rumah dengan total senilai Rp17,82 miliar untuk 5.941 kepala keluarga (KK). 

Lalu stimulan sosial ekonomi senilai Rp29,70 miliar bagi 5.491 KK; dan santunan bagi korban luka berat sebanyak 187 jiwa dengan total nilai Rp935 juta. Sehingga total nilai keseluruhan bantuan yang disalurkan tahap kedua mencapai Rp76,68 miliar

“Bantuan untuk membeli isian rumah kita asumsikan mungkin karena rumahnya terbawa banjir, terdampak banjir, maka dibantu lagi untuk membeli isian rumah. Apakah itu perabotan-perabotan rumah tangga atau mungkin juga kebutuhan-kebutuhan dapur dan lain sebagainya yang paling dibutuhkan oleh bapak-ibu sekalian. Kita beri namanya bantuan isian rumah sebesar Rp3 juta per KK,” jelasnya.

Sementara itu, total nilai keseluruhan bantuan tahap pertama yang sudah disalurkan bagi korban bencana di Aceh Tamiang sebesar Rp128,49 miliar. Rinciannya, yakni bantuan jaminan hidup bagi 47.638 jiwa dengan total nilai Rp64,31 miliar.

Lalu isi hunian dengan total nilai Rp22,74 miliar bagi 7.581 KK; stimulan sosial ekonomi sebesar Rp37,90 miliar untuk 7.581 KK; dan santunan ahli waris sebanyak 236 jiwa dengan total nilai bantuan Rp3,54 miliar.

“Total keseluruhan (bantuan) untuk Kabupaten Aceh Tamiang yang dari Kementerian Sosial ada Rp 205.188.100.000,” ungkapnya.

Gus Ipul berharap masyarakat memanfaatkan bantuan ini sebaik mungkin. Sebab, bantuan-bantuan tersebut diberikan pemerintah dalam rangka memulihkan keluarga setelah terkena musibah bencana alam.

“Kita harapkan bapak-ibu sekalian benar-benar memanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan-kebutuhan mendesak dan mendasar. Usahakan, ini juga bisa dijadikan rintisan untuk membuka usaha,” katanya.

Gus Ipul menambahkan, bantuan-bantuan yang disalurkan berdasarkan data-data yang valid dan terverifikasi oleh Bupati beserta unsur Forkopimda Kabupaten Aceh Tamiang. Dia menekankan, data yang tepat diperlukan agar bantuan tersalurkan tepat sasaran.

“Jadi karena itu mohon maaf kalau memang kadang-kadang merasa lambat. Karena memang kita memerlukan proses seleksi, jangan sampai bantuan ini diterima oleh mereka yang tidak berhak,” kata Gus Ipul.

(Nadya Kurnia)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pertamina Wisuda 168 Binaan Usaha Ultra Mikro, Total Cuan Hingga Rp2,7 Miliar
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Gresik Phonska Plus Selangkah Lagi ke Grand Final Proliga 2026
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Bupati Tulungagung Sudah Tiba di Gedung KPK usai Terjaring OTT, Langsung Diperiksa
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
Total 18 Orang Ditangkap dalam OTT KPK di Tulungagung
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kadin Institute Beri Contoh Program MBG Bisa Transformasi Ekonomi Nasional
• 18 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.