ROKAN HILIR, iNews.id - Aksi ratusan warga menggeruduk rumah diduga bandar narkoba viral di media sosial. Lokasi kejadiannya di Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau.
Massa yang didominasi ibu-ibu mendatangi rumah bertingkat milik pria berinisial A pada Jumat (10/4/2026). Aksi tersebut dipicu keresahan warga terhadap maraknya peredaran narkoba di lingkungan mereka.
Dalam video yang beredar, warga terlihat mendatangi rumah tersebut sambil meluapkan kemarahan. Situasi memanas saat massa mulai melempari rumah dan menjebol pagar besi.
Tidak hanya itu, sejumlah kendaraan yang berada di dalam halaman turut menjadi sasaran. Satu unit motor dibuang ke parit, sementara tiga lainnya ditumpuk di luar rumah sebelum akhirnya dirusak.
Aksi massa warga ini terus berlanjut hingga malam hari. Ketegangan mencapai puncaknya ketika warga mulai membakar barang-barang yang diduga milik penghuni rumah.
Dalam orasinya, warga mendesak polisi untuk bertindak tegas terhadap jaringan narkoba di wilayah mereka.
Baca Juga:Kaster TNI Dihidupkan Lagi Setelah 25 Tahun, Dijabat Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa Bambang TrisnohadiSalah satu momen yang menyentuh terjadi saat seorang warga menangis histeris dalam aksi tersebut. Dia menyampaikan masa depan anaknya hancur akibat pengaruh narkoba yang diduga marak di lingkungan tersebut.
Camat Pasir Limau Kapas, Yahya, turun langsung ke lokasi untuk meredam situasi. Dia meminta masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan tindakan anarkis.
"Terkait penyakit masyarakat, mari kita percayakan kepada petugas yang berwenang untuk menanganinya," ujarnya dikutip dari iNews Pekanbaru, Sabtu (11/4/2026).
Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pandra mengonfirmasi kejadian tersebut. Dia menegaskan polisi akan menindaklanjuti tuntutan warga serta mendalami dugaan peredaran narkoba.
Dia memastikan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan aktivitas narkoba di lokasi tersebut. Langkah ini diharapkan mampu menjawab keresahan warga sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
#regional



