UMKM Terdampak Bencana di Sumatera Barat Disiapkan Jadi Pemasok Dapur MBG

wartaekonomi.co.id
6 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mempercepat pemulihan ekonomi pengusaha UMKM terdampak bencana di Sumatera melalui langkah strategis. Salah satunya dengan memperkuat keterlibatan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah dapur dalam program MBG turut mendorong kebutuhan akan pemasok dari kalangan pengusaha UMKM.

“Hal ini menuntut hadirnya pengusaha UMKM yang sehat, kuat, dan berdaya saing, dengan kemampuan menyediakan produk-produk berkualitas,” ujar Riza saat membuka Workshop Pengembangan Kapasitas Produksi Usaha Mikro Afirmatif Terdampak Bencana dan Peningkatan Kapasitas Usaha Mikro Mendukung Makan Bergizi Gratis di Provinsi Sumatera Barat, dikutip Sabtu (11/4/2026).

Ia menjelaskan, upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memulihkan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing pengusaha UMKM di wilayah terdampak bencana.

Melalui kegiatan workshop ini, pemerintah juga mendorong setiap dapur MBG untuk menerapkan kebijakan afirmatif dalam proses pengadaan, dengan mengutamakan pembelian produk-produk lokal hasil pengusaha UMKM.

Baca Juga: Produk UMKM Indonesia Dipromosikan ke Dunia

Baca Juga: Pemerintah Genjot Digitalisasi UMKM Lewat AI, Ini Strateginya

“Melalui workshop ini diharapkan lahir pengusaha UMKM unggul sebagai pemasok yang kuat dan berdaya saing, siap memenuhi kebutuhan dapur serta menjalin kerja sama dengan SPPG di seluruh Indonesia, khususnya di Sumatera Barat,” kata Riza.

Workshop yang diikuti oleh 200 pengusaha UMKM sektor pangan, pelaku operasional pendukung dapur, dan pengusaha UMKM afirmatif ini merupakan rangkaian kedua dari program Perluasan Keterlibatan UMKM dalam Makan Bergizi Gratis, setelah sebelumnya diawali dengan kegiatan webinar.

Selanjutnya, para peserta akan melalui proses kurasi untuk mengikuti pelatihan dan pendampingan lanjutan, hingga tahap temu mitra atau business matching dengan SPPG di wilayah Sumatera Barat.

Riza menegaskan, ke depan pengusaha UMKM diharapkan dapat mengambil peran yang lebih besar sebagai bagian penting dalam mendukung program strategis nasional, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi lokal.

Untuk itu, diperlukan kolaborasi erat dan berkelanjutan antara Kementerian UMKM, Badan Gizi Nasional, serta pemerintah daerah dalam menyiapkan pengusaha UMKM yang berkualitas, mulai dari peningkatan kapasitas produksi, pemenuhan standar keamanan pangan, hingga penguatan tata kelola usaha.

Baca Juga: Program MBG Dorong UMKM Jadi Pemasok Sehat, Kuat, dan Berdaya Saing

Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun ekosistem MBG yang inklusif dan berkelanjutan, di mana pengusaha UMKM tidak hanya berperan sebagai pendukung, tetapi sebagai mitra strategis yang mampu menyediakan produk pangan yang aman, bergizi, dan berkualitas bagi masyarakat.

“Melalui sinergi antara dukungan afirmasi dan perluasan keterlibatan pengusaha UMKM dalam program MBG, diharapkan pengusaha UMKM terdampak bencana tidak hanya mampu bangkit, tetapi juga tumbuh secara berkelanjutan dan semakin berdaya saing,” ujar Riza.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Amman Mineral (AMMN) Alihkan Seluruh Saham Treasuri untuk Karyawan dan Manajemen
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Bupati Tulungagung Dibawa KPK ke Jakarta
• 11 jam lalujpnn.com
thumb
Kembali Jadi Muhammad Fatah, Lucinta Luna Bicara Jujur Nasib Alat Vital yang Sudah Dioperasi seperti Perempuan
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Minyak Catat Penurunan Mingguan Terbesar sejak 2022
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Kasus Korupsi Pasar Panorama, Mantan Anggota Dewan Dituntut 7,5 Tahun dan Mantan Kadis 5 Tahun Penjara
• 21 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.