Amman Mineral (AMMN) Alihkan Seluruh Saham Treasuri untuk Karyawan dan Manajemen

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) bakal mengalihkan seluruh saham treasuri untuk program ESOP/MSOP.

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) bakal mengalihkan seluruh saham treasuri untuk program ESOP/MSOP. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) bakal mengalihkan seluruh saham hasil pembelian kembali (buyback) alias saham treasuri untuk program kepemilikan saham oleh karyawan dan manajemen (ESOP/MSOP).

Hingga 31 Maret 2026, Amman memiliki 105,8 juta saham treasuri. Jumlah saham tersebut setara dengan 0,146 persen dari total modal disetor dan ditempatkan perseroan. 

Baca Juga:
Larangan Ekspor Konsentrat Tekan Kinerja, Laba AMMN Anjlok 60 Persen ke Rp4,39 Triliun 

Saham treasuri itu merupakan hasil buyback yang dilakukan pada periode April-Juli 2025. Langkah buyback saham saat itu dilakukan di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.

Perseroan mengeluarkan dana USD48,4 juta atau setara Rp788,2 miliar untuk memborong 105,8 juta saham tersebut.

Baca Juga:
Anak Usaha Amman Mineral (AMMN) Sumbang Rp173 Triliun terhadap Perekonomian Nasional

"Sesuai pasal 21 huruf c Peraturan OJK No. 29/2023, saham hasil pembelian kembali dapat dialihkan dengan cara antara lain, melaksanakan program kepemilikan saham oleh karyawan dan/atau Direksi dan/atau Dewan Komisaris," kata manajemen Amman melalui keterbukaan informasi, Jumat (10/4/2026).

Perseroan menetapkan sejumlah syarat kepada mereka yang berhak mendapat saham treasuri dalam program ESOP/MSOP tersebut. Di antaranya harus menjabat sebagai karyawan, Direksi, atau anggota Dewan Komisaris di perusahaan atau entitas anak hingga tidak berlaku untuk jabatan Komisaris Independen.

Terkait harga pelaksanaan ESOP/MSOP, direksi terlebih dahulu akan berkonsultasi dengan Komite Nominasi dan Remunerasi atau Dewan Komisaris perseroan, termasuk jumlah yang dibayarkan dan apakah saham tersebut akan dikenakan ketentuan lock-up atau tidak.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Terbuka untuk Penegakan Hukum
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
73 Negara Bersatu Desak Keselamatan dan Keamanan Pasukan Perdamaian di Lebanon
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Deddy Sitorus Jawab Gibran soal Sama-sama Berkantor di IKN: Tak Ada Kementerian, DPR Mau Ngapain?
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Dorong Realisasi PSEL Padang Raya, Wamen LH Apresiasi Kolaborasi Pemda
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Nissa Sabyan Diduga Sudah Melahirkan, Benarkah?
• 16 jam laluintipseleb.com
Berhasil disimpan.