Uji Coba Capai 70 Persen, Bahlil Ungkap Implementasi B50 Dimulai Juli 2026

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan progres uji coba B50 mencapai 70 persen.

Uji Coba Capai 70 Persen, Bahlil Ungkap Implementasi B50 Dimulai Juli 2026. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan progres uji coba B50 mencapai 70 persen. Bahan bakar campuran CPO ini ditargetkan mulai launching di Juli 2026. 

Bahlil menjelaskan, kehadiran B50 ini diharapkan mampu menekan impor BBM utamanya jenis solar. Ia menyebut kebijakan ini diambil sebagai langkah survival untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah konflik di Timur Tengah.

Baca Juga:
Harga CPO Rebound, Pasar Cermati Kebijakan B50 Indonesia

"Ini sudah menjadi kebijakan negara, ini survival mode. Supaya kita tidak tergantung pada global terhadap BBM kita, khususnya untuk solar," ujar Bahlil saat ditemui di kantornya, dikutip Sabtu (11/4/2026).

Menurutnya, uji coba penggunaan B50 pada alat berat, kereta api, kapal, hingga kendaraan bermotor telah mencapai 60–70 persen. Dia menargetkan uji coba tersebut rampung paling telat pada Juni 2026 sebelum di launching pada Juli 2026. 

Baca Juga:
Negara Bisa Hemat Subsidi Rp48 Triliun Melalui Implementasi B50 Mulai 1 Juli 2026

Namun, Bahlil menyampaikan, pihaknya masih melakukan penyesuaian terkait adanya penilaian bahwa kapasitas produksi biodiesel nasional belum sepenuhnya mencukupi untuk memenuhi kebutuhan implementasi B50 secara penuh. Dia memastikan masalah tersebut sudah didapatkan solusinya. 

Baca Juga:
Indonesia Terapkan B50 Mulai Juli, Pasokan Bahan Baku Dinilai Jadi Tantangan

Terkait dengan adanya penilaian bahwa kapasitas produksi biodiesel nasional belum sepenuhnya mencukupi untuk memenuhi kebutuhan implementasi B50 secara penuh, Bahlil mengatakan pihaknya terus melakukan penyesuaian dan sudah ada solusinya. Meskipun ia tidak menjelaskan detail.

"Kita terus melakukan penyelesaian. Tapi insyaallah sudah ada solusi kok," katanya.

Sebelumnya dikutip dari laman resmi Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI), Sekretaris Jenderal APROBI Ernest Gunawan menilai industri biodiesel nasional belum siap untuk meningkatkan campuran menjadi B50 pada 2026. 

Peningkatan tersebut akan mengharuskan pabrikan untuk menggunakan seluruh kapasitas produksi yang ada. Dia memperkirakan kebutuhan CPO untuk produksi FAME dalam program B50 dapat mencapai 18 juta ton atau setara 20 juta kiloliter.

Sementara itu, kapasitas terpasang industri biodiesel nasional saat ini baru mampu menyerap 19,56 juta ton CPO.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jakarta Elecrtic PLN Dikalahkan Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026, Kara Bajema Dkk Dinilai Tak Maksimal
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Emas UBS & Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini Sabtu 11 April 2026
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Jadwal BRI Super League 11 April: Big Match Persija vs Persebaya di SUGBK Malam Ini
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
Negara Kuasai Kembali Jutaan Hektare Hutan, Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan di Kejaksaan Agung
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Motor SPPG Vs Riset Dosen: Menakar Prioritas Pembangunan
• 8 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.