Prabowo Ajak Masyarakat Bangga Budaya Indonesia, Singgung Jokowi Gemar Pakai Baju Daerah

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih bangga terhadap budaya sendiri dan tidak merasa rendah diri terhadap budaya asing.

Mulanya, Prabowo mengucapkan terima kasih dan bangga dengan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) karena menjadi tonggak penting dalam melestarikan budaya bangsa.

Baca juga: Prabowo Pamit dari IPSI, Minta Maaf Pencak Silat Belum Masuk Olimpiade

"Saya terima kasih, saya bangga sekian tahun saudara tetap mendukung saya. Bersama-sama telah kita pertahankan kebanggaan budaya kita. Kita bangga pakai belangkon, kita bangga pakai kopiah, kita bangga pakai sarung, kita bangga pakai songket. Ini budaya kita," kata Prabowo di Munas ke-16 PB IPSI di JCC, Jakarta, Sabtu (11/4/2026).

Prabowo pun mencontohkan para presiden terdahulu juga memberi contoh dalam ajakan bangga dengan budaya lokal. Salah satunya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang gemar memakai baju daerah di Hari Kemerdekaan.

Baca juga: Prabowo Berangkat ke Rusia Pekan Ini, Dijadwalkan Bertemu Putin

"Kau lihat sudah berapa presiden, sebelum saya, Presiden Jokowi, saya, tiap hari kebangsaan kita pakai pakaian kita sendiri, dari macam-macam daerah," tuturnya.

Ia berharap kebiasaan tersebut terus dilestarikan sebagai bentuk kebanggaan terhadap budaya nasional.

"Mungkin bulan ini atau tahun ini kita pakai daerah-daerah ini, kita gantian, kita bangga dengan budaya kita sendiri," ucap Prabowo.

Prabowo juga menyoroti masih adanya sikap rendah diri atau minderwaardigheidscomplex terhadap budaya sendiri di sebagian masyarakat berpendidikan.

"Dalam bahasa Inggris 'inferiority complex'. Di bawah sadar sebagian besar orang-orang berpendidikan di Indonesia lebih bangga dengan yang berasal dari luar Indonesia," tuturnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Menurut Prabowo, kondisi tersebut dapat memengaruhi kekuatan jiwa dan semangat bangsa. Ia menegaskan Indonesia menghormati semua bangsa, namun tidak boleh melupakan identitas sendiri.

"Bangsa yang besar, bangsa yang membanggakan, bangsa yang menghormati budayanya sendiri, bangsa yang menghormati orang tuanya, leluhurnya," kata dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo Soroti Peran RI Kembangkan Pencak Silat di Thailand dan Vietnam
• 47 menit lalutvrinews.com
thumb
Jaksa Mengungkap Sugiri Sancoko Terima Suap Rp1,4 Miliar dari Direktur RSUD Ponorogo
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Sinopsis Ready or Not 2, Daftar Pemain, dan Jadwal Tayang di Bioskop
• 14 jam lalumedcom.id
thumb
Relawan Sentil Jusuf Kalla Terkait Meminta Tunjukkan Ijazah Asli Jokowi: Mirip Roy Suryo
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Meski Bhayangkara Membara, Paul Munster Minta Anak Asuhnya Tak Remehkan Persijap: Laskar Kalinyamat Punya Tim Kuat!
• 14 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.