Sebanyak 158 atlet ambil bagian dalam Kejuaraan Anggar Piala Wali Kota Surabaya 2026 yang berlangsung pada 10–12 April di mal kawasan Surabaya Barat.
Rusli Ali Kurniawan Ketua Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Surabaya mengungkapkan bahwa jumlah peserta tahun mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, antusiasme peserta dinilai tetap tinggi.
“Tahun lalu hingga 170-an peserta. Sedangkan pada tahun ini 158 peserta. Sebenarnya bisa lebih banyak, tetapi karena bertepatan dengan ujian sekolah jadi agak berkurang,” ujarnya.
Kejuaraan ini mempertandingkan berbagai kategori usia, mulai dari U-10, U-12, U-14, U-17, U-20, hingga kategori senior untuk atlet berusia 20 tahun ke atas.
Rusli menyebut, peserta datang dari sejumlah daerah di Jawa Timur, dengan dominasi atlet asal Surabaya. Selain itu, kejuaraan juga diikuti atlet dari Bangkalan, Sidoarjo, Gresik, Situbondo, hingga Kabupaten dan Kota Mojokerto.
“Piala Wali Kota ini adalah agenda tahunan dalam memperingati Hari Jadi Kota Surabaya. Jadi kegiatan ini wajib karena sudah ditunggu oleh teman-teman anggar se-Jawa Timur,” katanya.
Selain sebagai ajang kompetisi, kejuaraan ini dimanfaatkan sebagai proses seleksi untuk membentuk tim Surabaya yang akan berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X/2027.
“Kami berharap muncul atlet-atlet baru, sekaligus untuk seleksi tim anggar Surabaya yang akan tampil di Porprov,” ujarnya.
Lebih lanjut, ajang ini juga menjadi tolok ukur kekuatan atlet anggar dari berbagai daerah di Jawa Timur sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi tingkat provinsi.
“Melalui kejuaraan ini kita bisa melihat kekuatan atlet dari daerah lain. Ini penting untuk persiapan Porprov nanti,” pungkasnya. (saf/faz)




