JAKARTA, KOMPAS.com- Sebanyak 1.558 rumah ibadah yang terdampak banjir Sumatera telah kembali digunakan. Sisa 35 bangunan masih dalam proses penanganan karena mengalami kerusakan berat hingga hanyut.
Di Aceh, 906 dari 918 rumah ibadah sudah kembali digunakan. Sementara di Sumatera Utara, 552 dari 571 rumah ibadah telah beroperasi. Lalu di Sumatera Barat, 100 dari 104 rumah ibadah kembali difungsikan.
Baca juga: Pemerintah Salurkan Rp 483,9 Miliar Bansos untuk Penyintas Bencana Sumatera
Bantuan rehabilitasi rumah ibadah di Aceh yang mencapai Rp 3,75 miliar sudah disalurkan sepenuhnya. Sementara, anggaran rehabilitasi di Sumatera Barat mencapai angka Rp 500 juta.
“Sedangkan, penyaluran bantuan anggaran di Sumatera Utara masih dalam proses penyelesaian dengan sebagian kecil anggaran yang belum tersalurkan karena relokasi bangunan ke lokasi yang lebih aman,” ujar Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian, dalam keterangannnya yang dikutip Sabtu (11/4/2026).
Lebih lanjut, Tito mengatakan, rehabilitasi rumah ibadah menjadi perhatian serius pemerintah karena berperan penting dalam mengembalikan semangat dan ketenangan masyarakat pascabencana.
“Tak hanya itu, Satgas PRR juga secara rutin menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah kepada masyarakat terdampak sebagai bagian dari pemulihan nonfisik. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat kembalinya aktivitas keagamaan yang menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan sosial masyarakat,” tutup Tito.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang