Netanyahu Berulang Kali Lobi Bush, Obama Hingga Biden untuk Serang Iran, Hanya Trump yang Setuju

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON — Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), John Kerry, mengungkapkan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berulang kali mendesak pemerintahan AS untuk melancarkan serangan militer ke Iran. Namun, baru Presiden Donald Trump yang memenuhi keinginan Netanyahu. 

Kerry mengungkapkan, dia pernah terlibat dalam beberapa diskusi dengan Netanyahu. "Dia (Netanyahu) ingin kita menyerang," kata Kerry saat diwawancara dalam acara The Briefing with Jen Psaki pada Jumat (10/4/2026), dikutip laman Middle East Monitor

Baca Juga
  • Astronot Artemis II Tiba di Bumi Usai Misi Lintas Bulan
  • Meriahnya Lebaran Betawi 2026 Pertama Kali di Lapangan Banteng
  • Warna-Warni Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng

Menurut Kerry, Netanyahu menyampaikan keinginannya untuk memulai perang dengan Iran ke beberapa presiden AS."Presiden Obama menolak. Presiden Joe Biden menolak. Presiden George W. Bush menolak," ujar dia. "Satu-satunya presiden yang menyetujui hal ini, jelas, adalah Presiden Trump," tambah Kerry. 

Kerry mengungkapkan, dalam proposalnya saat melobi AS untuk menyerang Iran, Netanyahu mencantumkan sejumlah poin argumen. Menurut Netanyahu, serangan ke Iran dapat membunuh deretan kepemimpinan Iran, menghancurkan militer, dan berujung pada perubahan rezim. 

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Menurut Kerry, proposal yang disusun Netanyahu memang tampak sebagai laporan yang bagus. Kerry mengindikasikan bahwa Netanyahu telah menyampaikan argumen-argumennya dalam pertemuan yang melibatkan pejabat senior, di mana berbagai pandangan dipertimbangkan. 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersama Presiden AS Donald Trump dalam penentanganan Perjanjian Abraham pada 2020 di Gedung Putih, AS. - (Reuters)

 

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
7 Komik dan Manhwa Hits yang Bikin Ketagihan
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Air Keras dan Ketakutan yang Mengatur Suara Kritis
• 16 jam lalukatadata.co.id
thumb
IHSG Naik 6,14% Selama Sepekan, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp13.189 Triliun
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bagaimana Mekanisme War Ticket Haji Jika Resmi Diberlakukan? Berikut Penjelasan Wamenhaj
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
Kejuaraan Brimob X-Treme 2026 Diikuti Ratusan Peserta, Atlet Internasional Turut Adu Skill
• 7 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.