Program MBG Bawa Berkah bagi Usaha Potong Karanganyar, Produksi Tembus 2,3 Ton per Hari

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Redaksi TVRINews

TVRINews, Karanganyar

Suasana sibuk tampak di tempat pemotongan ayam UD Syafina di Desa Klodran, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Sejumlah pekerja terlihat membersihkan, memotong, dan menimbang ratusan ekor ayam.

Sehari-hari, aktivitas di tempat pemotongan ayam ini memang tak pernah sepi. Tak heran, sebab usaha yang telah berdiri selama dua dekade ini merupakan salah satu pemasok utama daging ayam di wilayah tersebut.

Namun belakangan, aktivitas di UD Syafina terlihat lebih padat dari biasanya. Pasalnya, usaha ini kini dipercaya sebagai pemasok daging ayam untuk kebutuhan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

UD Syafina pun kebanjiran pesanan. Dalam sehari, usaha ini bahkan mampu menambah produksi hingga 300 kilogram (kg) daging. Bagi usaha pemotongan ayam skala kecil seperti UD Syafina, tambahan tersebut bukanlah angka yang kecil.

Meski pesanan meningkat signifikan, UD Syafina tetap memastikan kualitas daging ayam yang dipotong. Johan mengatakan bahwa seluruh proses pemotongan dilakukan sesuai syariat Islam. Bahkan, UD Syafina menjadikan ketaatan salat lima waktu sebagai kriteria utama dalam memilih penyembelih.

"Biasanya, ayam yang kita potong per hari mencapai 2 ton. Tapi, sejak ada program MBG, pemotongan kami meningkat sekitar 300 kg. Jadi totalnya, produksi kami sehari 2,3 ton," ujar pemilik UD Syafina Johan Ferdian, dikutip Sabtu, 11 April 2026.

Ia mengatakan, kehadiran program MBG tak hanya menguntungkan usahanya semata, namun juga bagi peternak ayam di wilayah setempat. Untuk memenuhi lonjakan produksi tersebut, Johan mengatakan bahwa usahanya mengandalkan pasokan ayam dari peternak di Karanganyar, Wonogiri, dan Boyolali.

Selain itu, program MBG disebutnya juga berdampak pada perekonomian warga di desanya. Sebab, semenjak ada pesanan dari dapur MBG, Johan pun merekrut dua pekerja tambahan untuk menjaga kelancaran operasional.

“Alhamdulillah, sejak adanya MBG, ada peningkatan karyawan dua orang. Karena kita harus running lebih banyak lagi, pemotongan lebih banyak lagi, effort juga lebih banyak, dan waktu yang kita setel untuk pengiriman harus lebih cepat,” imbuhnya.

Oleh karena itu, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas inisiasi program MBG yang menurutnya telah memberikan dampak langsung bagi perkembangan bisnis UMKM.

Ia kemudian menyampaikan harapan bahwa program MBG bisa terus berlanjut dan ia pun bisa menyalurkan daging ayam segar ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) lainnya demi meningkatkan penjualan dan pendapatan.

"Terima kasih (kepada Presiden Prabowo) kita sampaikan dari UMKM, terutama pemotongan ayam, atas MBG yang dilaksanakan. Dan semoga Bapak Prabowo sehat selalu, dimudahkan untuk memberikan pekerjaan yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

Editor: Redaktur TVRINews


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Media Vietnam Ketar-ketir, Timnas Indonesia Berpeluang Jajal Raksasa Eropa di FIFA Matchday
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Presiden Prabowo Subianto Resmikan Pembukaan Musyawarah Nasional XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Masuk Pertengahan April, Curah Hujan di Jawa Timur Makin Rendah
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Mengabdi Selama 34 Tahun, Presiden Prabowo Undur Diri dari PB IPSI
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo Buka Munas XVI IPSI: Saya Yakin Sudah Ada Generasi Penerus yang Pantas
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.