JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang sopir bajaj mengaku menjadi korban pemalakan oleh preman di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Ia bahkan harus menyetor uang setiap hari agar terhindar dari intimidasi dan diteriaki maling.
Pengakuan itu mencuat dalam video yang viral di media sosial pada Sabtu (11/4/2026).
Baca juga: Viral Preman di Tanah Abang Pecahkan Mangkuk Tukang Bakso gara-gara Tak Diberi Uang
Salah satunya yang diunggah akun Instagram @jakartaterkini.
Dalam video tersebut, sopir bajaj menyebut dirinya harus mengeluarkan total uang hingga Rp 100.000 per hari.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=sopir bajaj dipalak preman tanah abang, sopir bajaj preman tanah abang&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wNC8xMS8yMzM4MzQyMS9zb3Bpci1iYWphai1kaXBhbGFrLXByZW1hbi10YW5haC1hYmFuZy1kaXRlcmlha2ktbWFsaW5nLWppa2EtdGFrLWJlcmk=&q=Sopir Bajaj Dipalak Preman Tanah Abang, Diteriaki Maling jika Tak Beri Uang§ion=Megapolitan'
var xhr = new XMLHttpRequest();
xhr.addEventListener("readystatechange", function() {
if (this.readyState == 4 && this.status == 200) {
if (this.responseText != '') {
const response = JSON.parse(this.responseText);
if (response.url && response.judul && response.thumbnail) {
const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`;
document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString;
} else {
document.querySelector(".kompasidRec").remove();
}
} else {
document.querySelector(".kompasidRec").remove();
}
}
});
xhr.open("GET", endpoint);
xhr.send();
Baca juga: Dokumen 1923 Jadi Senjata GRIB Hercules Klaim Kepemilikan Tanah di Tanah Abang
Jika tidak, dirinya akan diteriaki maling. Selain itu, bajaj miliknya juga akan dirusak.
"Diteriakin maling, lihat th pecah (kaca bajaj), ditonjok," kata sopir bajaj menjelaskan saat ditanyakan perekam yang merupakan penumpangnya.
"Bukannya saya enggak berani ngelawan, saya tapi saya nyari makan juga di situ," kata sopir bajaj menambahkan.
Dalam rekaman tersebut, terlihat dua pria secara bergantian meminta uang kepada sopir tersebut.
Menanggapi video viral, Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang AKP Ikhsan Rangga mengatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan.
"Sedang didalami dan diselidiki," ujar Ikhsan saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/
function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){
var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){
entires.forEach(function(entry) {
if(entry.intersectionRatio > 0){
showAds(entry.target)
}
});
}, {
threshold: 0
});
observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot));
function showAds(element){
console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot);
observerAds.unobserve(element);
observerAds.disconnect();
googletag.cmd.push(function() {
var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot)
.setTargeting('Pos',[posName])
.setTargeting('kg_pos',[posName_kg])
.addService(googletag.pubads());
googletag.display(divGptSlot);
googletag.pubads().refresh([slotOsm]);
});
}
}
Viralnya kasus ini menambah daftar dugaan aksi premanisme di kawasan Tanah Abang.
Sebelumnya, video seorang pedagang bakso yang mangkuknya dipecahkan preman juga sempat viral. (Penulis:Dian Erika Nugraheny|Editor:Larissa Huda)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang