Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (11/4) pagi. Gatut dibawa ke Jakarta setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) tim penindakan KPK di wilayah Jawa Timur.
Gatut tiba di gedung KPK sekitar pukul 06.50 WIB dengan pengawalan tim penyidik. Ia yang tampak mengenakan topi dan jaket berwarna gelap langsung digiring masuk ke ruang pemeriksaan.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut Gatut akan langsung menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik.
"Dalam lanjutan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Jawa Timur, pagi ini tim membawa Bupati Tulungagung ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Budi Prasetyo kepada wartawan, Sabtu (11/4).
Budi menjelaskan bahwa Bupati Tulungagung tidak sendirian saat diamankan dalam operasi senyap tersebut. Namun, untuk pihak-pihak lain yang turut terjaring, saat ini masih menjalani pemeriksaan di Jawa Timur.
"Bupati tiba di gedung KPK Merah Putih sekitar pukul 06.50 WIB, dan langsung dilakukan pemeriksaan intensif. Sedangkan untuk pihak-pihak lainnya, saat ini masih dilakukan pemeriksaan di Mapolresta Tulungagung," jelasnya.
Amankan 16 Orang dan Sejumlah UangSebelumnya, KPK melakukan OTT di Tulungagung pada Jumat (10/4). Dalam operasi tersebut, total ada 16 orang yang diamankan oleh tim penindakan.
"Tim mengamankan sejumlah 16 orang, salah satunya Bupati Tulungagung," kata Budi pada Jumat (10/4) malam.
Selain mengamankan belasan orang, KPK juga menyita sejumlah uang sebagai barang bukti dalam operasi tersebut. Meski begitu, pihak KPK belum merinci total nominal uang maupun detail perkara yang menjerat para pihak tersebut.
Status hukum dari pihak-pihak yang diamankan akan ditentukan dalam waktu 1x24 jam setelah penangkapan.
"Kami akan update terus perkembangannya secara berkala," pungkas Budi.





