VIVA – Pemain FC Emmen, Tim Geypens mengungkapkan situasi yang dialaminya terasa tidak biasa, karena ia tiba-tiba berstatus ilegal di Belanda, negara tempat ia lahir dan tumbuh besar.
Kondisi ini terjadi setelah ia resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 8 Februari 2025 di KBRI London, yang membuat kewarganegaraan Belandanya otomatis gugur.
“Rasanya sangat aneh. Tiba-tiba saya berada di Belanda secara ilegal. Negara tempat saya lahir dan bersekolah,” ujar Geypens kepada Dagblad van het Noorden.
Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut muncul karena kurangnya pemahaman terhadap konsekuensi hukum dari perubahan status kewarganegaraan. Menurutnya, ia tidak sepenuhnya menyadari dampak dari keputusan tersebut.
- Instagram/Tim Geypens
“Hilangnya kewarganegaraan Belanda saya akibat pilihan tersebut bukanlah masalah pada saat itu. Saya sendiri tidak cukup meneliti hal ini, dan itu adalah kesalahan saya sendiri,” katanya.
Meski menghadapi situasi tersebut, Geypens menyebut proses administrasi kini telah berjalan, termasuk izin tinggal sementara yang berlaku hingga 2031. Ia juga telah mendapatkan izin kerja yang memungkinkan dirinya kembali memperkuat FC Emmen.
Menariknya, di tengah status hukumnya yang berubah, Geypens mengaku masih bisa mengakses DigiD, platform identitas digital pemerintah Belanda. Hal ini menunjukkan adanya ketidaksinkronan dalam sistem administrasi yang ia alami.
Setelah sempat absen dalam empat pertandingan, Geypens akhirnya kembali tampil dengan masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-65 saat klubnya menghadapi RKC Waalwijk di Stadion Mandemakers, Sabtu 11 April 2026 dini hari WIB.
Kembalinya Geypens menandai berakhirnya polemik yang sempat menghambat kariernya. Ia kini fokus untuk kembali mendapatkan menit bermain dan berkontribusi bagi timnya di kompetisi Eerste Divisie.





