Penulis: Canda Adisurya
TVRINews, Tulungagung
Sebanyak 12 pejabat dan staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, dibawa ke Jakarta usai menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolres Tulungagung.
Mereka di bawa untuk dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut, terkait operasi KPK yang menjerat Bupati Tulungagung. Salah satu yang ikut dibawa adalah anggota DPRD Tulungagung berinisial J, yang merupakan adik kandung Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
Dari pantauan tvrinews di lokasi, terlihat sebuah bus yang akan membawa sejumlah pejabat siap di halaman Mapolres Tulungagung dimana sebelumnya mereka menjalani pemeriksaan oleh KPK.
Sebelumnya, KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Tulungagung pada Jumat, 10 April 2026 malam. Dalam operasi tersebut, sebanyak 16 orang diamankan, termasuk Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
Bupati langsung dibawa ke Jakarta, sementara 15 orang lainnya menjalani pemeriksaan awal di Mapolres Tulungagung. Hingga kini, KPK masih melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mendalami kasus tersebut.
Setelah menjalani pemeriksaan marathon sebanyak 12 Pejabat akhirnya dibawa untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Berikut 12 orang Pejabat yang menjalani pemeriksaan lanjutan oleh KPK di Jakarta :
1. Kabag Kesra Tulungagung, Makrus Manan
2. Kabag Pemerintahan, Arif Efendi
3. Kabag Umum, Yulius Rama Isworo
4. Kabag Prokopim, Aris Wahyudiono
5. Kepala Satpol PP, Hartono
6. Kepala Dinas pertanian, Suyanto
7. Kepala BPKAD, Dwi Hari Subagyo
8. Kepala Bakesbangpol, Agus Priyanto
9. Kepala Dinas PUPR, Erwin Nofianto
10. Ajudan Bupati Tulungagung, Dwi Yoga
11. Staf Pemerintahan, Oki
12. Anggota DPRD, Jatmiko
Sementara itu, sejumlah pejabat lain disebut hanya menjalani pemeriksaan tanpa dibawa ke Jakarta, antara lain, Pj Sekretaris Daerah Tulungagung Soeroto, Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung Desi Lusiana Wardani, Kepala Dinas Sosial Tulungagung Reni Prasetyawati.
Editor: Redaktur TVRINews





