Indonesia kini menghadapi ancaman serius di balik layar ponsel. Sepanjang 2025, masyarakat Indonesia mencetak rekor dunia dengan menghabiskan waktu 53,52 miliar jam di depan layar ponsel, menempatkan negara ini sebagai pengguna tertinggi kedua di tingkat internasional. Namun, di balik angka tersebut, tersimpan 'ruang senyap' digital yang mulai merenggut masa depan anak-anak bangsa.
Baca juga: Doomscrolling Bikin Otak Meletup? Ini Dampak Nyatanya-Tips Kesehatan
Data menunjukkan tingkat penetrasi internet di Indonesia mencapai 81% atau sekitar 230 juta orang, di mana 23,19% di antaranya adalah Generasi Alpha yang berusia di bawah 13 tahun. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan dampak negatif dunia digital, mulai dari paparan konten berbahaya hingga lemahnya pengawasan platform digital.




