Preman Gerus Rasa Aman di Tanah Abang: Tukang Bakso-Sopir Bajaj Jadi Korban

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Aksi premanisme di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, kembali menjadi sorotan setelah serangkaian video pemalakan terhadap pedagang dan sopir angkutan viral di media sosial.

Fenomena ini menunjukkan bahwa praktik pungutan liar dan intimidasi masih terjadi di ruang publik, terutama menyasar kelompok rentan seperti pedagang kecil dan pekerja sektor informal.

Padahal, Jakarta tengah berupaya membangun citra sebagai kota global yang aman dan nyaman bagi seluruh warganya.

Salah satu peristiwa yang menyita perhatian publik adalah video viral yang memperlihatkan seorang preman memecahkan mangkuk milik pedagang bakso di kawasan Tanah Abang, pada Jumat (10/4/2026).

Video yang diunggah akun Instagram @jabodetabek24info itu menunjukkan seorang pria berjaket dan celana pendek biru mengambil setumpuk mangkuk dari gerobak bakso, lalu menghantamkannya hingga pecah satu per satu.

Dalam rekaman tersebut, terdengar perdebatan antara pelaku dan pedagang bakso. Meski pedagang menyatakan akan memberikan setoran pada tanggal 1, pria berinisial DA (36) tetap melanjutkan aksinya.

“Pecahin. Pecahin aja enggak apa-apa,” ujar pedagang bakso dalam video.
“Tanggal satu. Nanti dikasih tanggal satu,” lanjutnya.

Baca juga: Jakarta Ingin Jadi Kota Global, tapi Preman Masih Kuasai Jalanan

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pemalakan

(Tangkapan layar akun Instagram @jabodetabek24info) Tangkapan layar kejadian viral seorang pria memecahkan-mecahkan mangkok seorang tukang bakso di Tanah Abang, Jakarta Pusat, viral di media sosial pada Jumat (10/4/2026).
Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, peristiwa itu telah dilaporkan pada Kamis (9/4/2026).

Laporan bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan pemerasan disertai ancaman di Warung Kopi Berkah, yang berada di bawah jembatan penyeberangan orang (JPO) Jalan Fachrudin, Kelurahan Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

“Selanjutnya, piket Reskrim mengambil keterangan korban dan berkoordinasi dengan Ketua RW,” ujar Dhimas saat dikonfirmasi, Jumat (10/4/2026).

Polisi kemudian mengamankan tiga pelaku berinisial TDT (26), DA (36), dan OP (36), yang merupakan warga Kampung Bali. Selain pedagang bakso, seorang pedagang bubur juga dilaporkan menjadi korban.

“Pelapor sedang berdagang di lokasi, lalu didatangi tiga pelaku yang meminta uang jatah keamanan sebesar Rp 300.000 sambil mengancam akan menusuk jika tidak diberikan,” jelas Dhimas.

Dalam penindakan tersebut, polisi menyita senjata tajam yang digunakan untuk mengancam korban. Hasil tes urine menunjukkan ketiganya positif mengonsumsi metamfetamin (sabu).

“Selanjutnya juga diproses terkait penyalahgunaan narkoba,” tambahnya.

Baca juga: Sengketa Tanah Abang Memanas, Ahli Waris Gandeng GRIB Hercules Gugat Menteri, Gubernur, hingga Polda

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
Sopir Bajaj Diduga Jadi Korban Pemalakan

Aksi premanisme di Tanah Abang tidak hanya menimpa pedagang. Video lain yang viral pada Sabtu (11/4/2026) memperlihatkan seorang sopir bajaj yang diduga menjadi korban pemalakan dengan kewajiban menyetor hingga Rp 100.000 per hari.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Istana: Siapapun yang Bersalah, Silakan Diperiksa
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Persija Jakarta Tertekan 3 Laga Tanpa Kemenangan, Mauricio Souza Andalkan Jakmania Saat Hadapi Persebaya di GBK
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Dubes Iran Sebut AS Terpaksa Terima 10 Syarat Teheran usai 17 Pangkalannya Hancur
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Rekap Hasil One Pride 89: Kalahkan Windri Patilima Lewat Kuncian Maut, Ronald Siahaan Raih Sabuk Abadi Kelas Ringan
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Dapat Dukungan dari Para Tokoh Nasional RI, Dubes Iran: Sangat Terhormat Apabila Nanti Diterima Presiden Prabowo
• 15 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.