Presiden Indonesia, Prabowo Subianto pekan ini dijadwalkan melakukan kunjungan luar negeri ke Rusia. Ia akan membahas berbagai isu, termasuk kemungkinan pembelian minyak dari Moskow.
Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono mengatakan bahwa presiden dijadwalkan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Pertemuan tersebut nantinya akan membahas berbagai isu strategis bilateral, termasuk kerja sama di sektor energi.
Baca Juga: Lawan Embargo Amerika Serikat, Rusia Janji Tak Akan Tinggalkan Kuba: Mereka Adalah Prioritas
Salah satu agenda utama pembahasan adalah pencarian opsi pasokan minyak bagi Indonesia. Langkah ini dinilai penting mengingat ketidakstabilan pasokan energi global, lonjakan harga minyak dunia dan gangguan distribusi akibat konflik dari Iran dan Amerika Serikat.
Sugiono menegaskan bahwa isu energi merupakan kepentingan strategis bagi Indonesia. Kunjungan Prabowo mencerminkan upaya pemerintah dalam diversifikasi sumber energi, mengamankan pasokan jangka panjang dan mengurangi ketergantungan pada pasar tertentu.
"Salah satu yang akan dibicarakan adalah itu, karena ini merupakan sesuatu yang strategis ya bagi bangsa Indonesia," ungkap Sugiono.
Hasil pertemuan ini akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan arah kebijakan energi dari Indonesia. Hal tersebut menyusul persiapan ketidakpastian global yang masih tinggi karena belum jelasnya kondisi geopolitik di Timur Tengah.
Sebelumnya, Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya mengakui adanya rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia dalam waktu dekat. Namun, kepastian agenda tersebut masih menunggu konfirmasi resmi dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.
“Ada rencana demikian, tapi untuk pastinya nanti Kementerian Luar Negeri yang akan menyampaikan,” ujar Teddy.
Namun Teddy, menegaskan konfirmasi akhir mengenai kunjungan luar negeri Presiden Prabowo, termasuk kemungkinan ke Rusia, akan diumumkan secara resmi oleh Kementerian Luar Negeri.
"Untuk yang selanjutnya nanti lebih konfirmasinya besok pasti Kemenlu akan menyampaikan ke mana negara yang sudah konfirm akan dikunjungi Bapak Presiden," ungkap dia.
Baca Juga: Ekonomi Dunia Bergejolak, Rusia Salahkan Trump: Konsekuensi Serangan Amerika Serikat ke Iran
Adapun Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dengan pemimpin Indonesia sedang dipersiapkan.





