Presiden Prabowo Siap Sikat Jenderal Pembeking Tambang Ilegal, Logis 08: Patut Didukung Penuh

jpnn.com
6 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKABARING - Ketegasan Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas praktik tambang ilegal mendapat dukungan luas dari berbagai kalangan.

Salah satunya datang dari Ketua Umum Logis 08 Anshar Ilo yang menyatakan apresiasinya atas komitmen pemerintah untuk menindak tegas siapa pun yang terlibat, tanpa pandang bulu.

BACA JUGA: Penertiban Tambang Ilegal Disebut Jadi Kunci Jaga Pasokan Mineral Kritis untuk Hilirisasi

Prabowo sebelumnya menegaskan akan menindak keras para jenderal, baik dari institusi TNI maupun Polri, termasuk purnawirawan, yang terbukti melindungi atau membekingi aktivitas tambang ilegal.

Menurut Anshar, sikap ini dinilai tegas dan beranisebagai langkah nyata dalam menegakkan supremasi hukum dan menjaga kekayaan negara.

BACA JUGA: Harga BBM Tak Naik, Ketum Logis 08: Bukti Nyata Presiden Berpihak Kepentingan Rakyat

Dia menuturkan pernyataan tersebut menunjukkan keseriusan Presiden dalam memerangi praktik ilegal yang selama ini merugikan negara dalam jumlah fantastis.

"Ini adalah langkah berani dan patut diapresiasi. Presiden tidak tebang pilih, bahkan terhadap oknum jenderal sekalipun. Artinya, tidak ada lagi yang kebal hukum di negeri ini,” ujar Anshar dalam keterangannya, Minggu (12/4).

BACA JUGA: Ketum Logis 08 Dukung Prabowo Dua Periode Demi Keberlanjutan Pembangunan

Dia menambahkan tambang ilegal bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga menyangkut kerugian besar terhadap negara dan kerusakan lingkungan yang masif.

Berdasarkan berbagai estimasi, potensi kerugian negara akibat praktik ini bisa mencapai Rp300 triliun.

"Kerugian negara sangat besar, belum lagi dampak lingkungan yang ditimbulkan. Karena itu, penindakan harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan,” tegasnya.

Anshar juga mendorong aparat penegak hukum untuk tidak ragu menindak siapa pun yang terlibat, termasuk pihak-pihak yang selama ini diduga menjadi pelindung aktivitas ilegal tersebut.

Dia berharap langkah tegas Presiden ini menjadi momentum untuk membersihkan sektor pertambangan dari praktik-praktik koruptif dan ilegal sekaligus mengembalikan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Indonesia.

"Publik tentu mendukung langkah ini. Tinggal bagaimana implementasinya di lapangan benar-benar konsisten dan tidak berhenti di pernyataan,” ujar Anshar Ilo.(fri/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pimpinan MPR: Pendidikan Instrumen Utama Membangun Bangsa yang Kuat
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Anggaran Jasa EO Capai Rp113 Miliar, Kepala BGN Buka Suara
• 27 menit laluidxchannel.com
thumb
Mengenal Eksel Runtukahu, Striker Persija Jakarta yang Sedikit Menit Bermain, tapi Sudah Cetak 6 Gol
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Kasus Karhutla Nihil, BPBD Riau Lanjutkan Upaya Pencegahan
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Ulama Lebak : PP Tunas cetak generasi berakhlak dan berkarakter
• 19 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.