Tepis Isu Menyerah, Satgas PRR Percepat Pembersihan Pascabanjir Aceh

okezone.com
9 jam lalu
Cover Berita

BANDA ACEH – Kepala Pos Komando Wilayah (Kaposwil) Aceh Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR), Safrizal ZA, menepis narasi yang berkembang di media sosial yang mengesankan pemerintah menyerah dalam penanganan lumpur pasca banjir bandang Aceh.

Safrizal menjelaskan kembali maksud pernyataannya mengenai istilah "berat" yang sempat disalahartikan oleh sejumlah pihak.

Menurutnya, istilah tersebut adalah refleksi dari kerja keras tim di lapangan, bukan sebuah pengakuan ketidaksanggupan atau keputusasaan.

Baca Juga :
Tokoh Berjasa Aceh Teungku Nyak Sandang Wafat, Sosok di Balik Pesawat Seulawah RI-001

“Kami perlu tegaskan, bagi kami berat itu bermakna kita harus kerja keras dan tidak pernah menyerah,” ujar Safrizal ZA Sabtu (11/4/2026).

“Semua ini tidak bisa dilakukan secara instan. Jadi semangatnya adalah semangat positif untuk menuntaskan tanggung jawab, bukan bermakna menyerah. Berat itu adalah realita medan yang sedang kami taklukkan bersama,” lanjutnya.

Berdasarkan data operasional Satgas, dari total 519 lokasi yang menjadi sasaran di Aceh, sebanyak 480 lokasi telah berhasil dibersihkan sepenuhnya.

Baca Juga :
Pemulihan Aceh Pascabencana Dikebut dengan Skema Cash for Work

Sementara itu, sisa 39 lokasi lainnya saat ini dalam status on-going atau sedang terus dikerjakan. Lokasi sisa ini merupakan area pemukiman padat dan drainase sempit yang memerlukan penanganan manual yang teliti.

Menurutnya, untuk mempercepat proses tersebut, dukungan personel terus dioptimalkan di titik-titik krusial. Di wilayah Aceh Tamiang, Satgas telah mengerahkan personel Praja IPDN untuk membantu percepatan pembersihan fasilitas publik dan lingkungan warga agar segera layak digunakan kembali.

Selain pengerahan personel kedinasan, Safrizal juga memaparkan keberlanjutan program Cash for Work (Padat Karya) Tahap II yang melibatkan partisipasi langsung masyarakat terdampak. Di Pidie Jaya, tepatnya di Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua, program ini sedang berjalan aktif dengan melibatkan total 392 peserta.

Baca Juga :
Usai Halalbihalal, Prabowo Sebut Pemulihan Aceh Hampir Tuntas

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemberantasan Rokok Ilegal Mendesak, Produksi Tanpa Cukai Gerus Penerimaan Negara
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Update Ranking BWF: Fajar/Fikri Diprediksi Tembus Peringkat 3 Dunia Pekan Depan
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Prestasi Gemilang, SMAN 1 Teladan Yogyakarta Melaju ke LCC Nasional sebagai Wakil DIY
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
The Meru Sanur Raih Penghargaan Best New Hotel Indonesia 2026
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Pengamat: Transformasi transportasi publik kunci kemandirian energi
• 1 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.