Kopi di Pagi Hari untuk Kesehatan Mental Lebih Baik

kompas.id
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS-Konsumsi kopi ternyata lebih dari sekadar penambah energi, namun juga bisa mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan mental. Efek ini bisa dirasakan dengan meminum cukup dua atau tiga cangkir per hari, karena konsumsi kopi berlebih justru bisa mengganggu keseimbangan. Sedangkan untuk waktu, pilihlah di pagi hari.

Para peneliti dari Universitas Fudan, China menemukan kaitan antara jumlah kopi yang diminum seseorang setiap hari dan jenis kopi yang mereka pilih pada risiko terkena stres. Demikian pula pada gangguan suasana hati dari waktu ke waktu.

Mereka menganalisis kebiasaan minum kopi dan status kesehatan mental lebih dari 400.000 pria dan wanita, dikaitkan dengan risiko kecemasan dan depresi terendah. Orang-orang yang diamati itu mengonsumsi dua hingga tiga cangkir kopi sehari, yang dianggap sebagai asupan sedang,

Efek perlindungan dari konsumsi kopi terhadap gangguan suasana hati lebih kuat pada pria dibandingkan wanita. Temuan ini dipublikasikan dalam Journal of Affective Disorders edisi April 2026, dengan penulis pertama Berty Ruping Song, dari Universitas Fudan.

Baca JugaKopi Bisa Menurunkan Berat Badan, Mitos atau Fakta?
Memblokir sinyal kelelahan

Gangguan kesehatan mental telah berkembang menjadi salah satu krisis global mendesak yang memengaruhi kualitas hidup jutaan orang. Seiring dengan terus bertambahnya skala masalah ini, para peneliti semakin mengalihkan perhatian mereka dari klinik dan resep, ke pilihan hidup sehari-hari, seperti pola makan dan minuman, sebagai alat potensial untuk pencegahan.

Kopi telah menarik perhatian banyak peneliti. Sebab, kafein, senyawa bioaktif dalam kopi, membuat kita merasa lebih waspada dengan memblokir adenosin, zat kimia otak yang memberi sinyal kelelahan.

Dalam jumlah kecil, kafein dapat membantu meningkatkan suasana hati dengan merangsang dopamin.

Dalam jumlah kecil, kafein dapat membantu meningkatkan suasana hati dengan merangsang dopamin, zat kimia yang terlibat dalam kesenangan, motivasi, dan pembelajaran. Kadar dopamin yang rendah sering dikaitkan dengan kelelahan, suasana hati yang buruk, dan kurangnya motivasi, sehingga peningkatkannya dapat membantu orang merasa lebih baik.

Selama bertahun-tahun, bukti tentang kopi dan kesehatan mental sangat beragam, dengan studi yang memperdebatkan apakah kopi bermanfaat sama sekali dan, jika ya, seberapa banyak manfaatnya. Selain itu, sebagian besar studi ini memperlakukan semua peminum kopi instan, bubuk, dan tanpa kafein, sebagai sama.

Baca JugaBermakna dalam Setiap Seruputan Kopi
Cukup 2-3 cangkir

Studi ini mengambil pendekatan yang lebih bernuansa terhadap hubungan tersebut. Pertama, penelitian ini menyadari bahwa tidak semua kopi sama, karena berbagai jenis kopi dapat memengaruhi otak secara berbeda. Kedua, penelitian ini menggunakan kumpulan data besar untuk lebih memahami hubungan antara konsumsi kopi dan risiko gangguan mental.

"Untuk studi ini, kami menggunakan UK Biobank, salah satu basis data medis terbesar di dunia. Berbasis data ini, mereka melacak kebiasaan makan 461.586 pria dan wanita yang memiliki kesehatan mental yang baik di awal penelitian, selama rata-rata 13,4 tahun," tulis Song dan tim, dalam publikasinya.

Para peserta penelitian yang diamati melaporkan berapa banyak kopi yang mereka minum, dan kesehatan mental mereka dipantau dari waktu ke waktu. Pada akhir penelitian, lebih dari 18.000 kasus baru gangguan suasana hati dan stres telah tercatat, memberikan kumpulan data yang kaya untuk analisis.

Analisis tersebut mengungkapkan bahwa asupan kopi dalam jumlah sedang, yaitu sekitar dua hingga tiga cangkir 250 mililiter sehari, dikaitkan dengan risiko stres terendah. Pola tersebut mengikuti kurva berbentuk J, yang berarti manfaatnya mencapai puncaknya pada tingkat sedang dan menurun pada kedua ekstrem. Dengan kata lain, mereka yang minum kopi terlalu sedikit atau terlalu banyak tidak sebaik mereka yang mencapai keseimbangan.

Baca JugaKopi Tiga Cangkir Sehari untuk Umur Lebih Panjang dan Lebih Sehat

Pada tingkat konsumsi tertinggi, mengonsumsi lima cangkir atau lebih per hari dikaitkan dengan risiko gangguan suasana hati yang lebih besar. Hal ini menunjukkan bahwa konsumsi yang lebih tinggi mungkin kontraproduktif.

Tim juga meneliti apakah genetika berperan dengan menganalisis skor risiko poligenik peserta, yang menangkap seberapa efisien tubuh memetabolisme kafein berdasarkan beberapa varian gen. Tujuannya adalah untuk melihat, apakah risiko poligenik itu menjadi metabolizer kafein cepat atau lambat memengaruhi hasilnya. Mereka menemukan bahwa perbedaan biologis dalam metabolisme kafein ini tidak secara signifikan mengubah asosiasi tersebut.

Temuan ini dapat memandu dokter dalam percakapan dengan pasien tentang pilihan gaya hidup dan diet yang mendukung kesejahteraan mental. Pada saat yang sama, kopi bukanlah solusi yang cocok untuk semua orang, karena individu berbeda dalam sensitivitas terhadap kafein dan mungkin mengalami kegelisahan, ketidaktenangan, atau detak jantung yang cepat, bahkan pada tingkat konsumsi yang relatif rendah.

Konsumsi kopi di pagi hari dinilai lebih baik, dibandingkan dengan meminum kopi sepanjang hari.

Konsumsi pagi hari

Riset terpisah menunjukkan, manfaat kopi bagi kesehatan tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak, tetapi juga kapan konsumsinya. Konsumsi kopi di pagi hari dinilai lebih baik, dibandingkan dengan meminum kopi sepanjang hari. Waktu terburuk konsumsi kopi di malam hari, karena bisa mengganggu ritme sirkadian.

Laporan ini dipublikasikan di European Herat Journal pada Rabu (8/1/2025). Penelitian ini dipimpin oleh Lu Qi, Ketua Terhormat HCA Regents, dan profesor di Celia Scott Weatherhead School of Public Health and Tropical Medicine, Tulane University, Amerika Serikat. Xuan Wang, dari kampus yang sama.

Dalam studi ini, peneliti menganalisis data 40.725 orang dewasa yang mengikuti Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional AS (NHANES) antara tahun 1999 dan 2018. Peserta ditanya tentang semua makanan dan minuman yang mereka konsumsi setidaknya dalam satu hari. Hal itu termasuk apakah mereka minum kopi, berapa banyak, dan kapan. Studi ini juga melibatkan subkelompok yang terdiri dari 1.463 orang yang diminta untuk mengisi buku harian makanan dan minuman terperinci selama seminggu penuh.

Mereka menghubungkan informasi ini dengan catatan kematian dan penyebab kematian selama periode sembilan hingga 10 tahun. Sekitar 36 persen orang dalam studi ini adalah peminum kopi pagi. Sebanyak 16 persen orang minum kopi sepanjang hari, baik pagi, siang, maupun malam. Sebanyak 48 persen bukan peminum kopi.

Baca JugaManfaat Kesehatan Kopi Bisa Hilang karena Gula dan Krim

Hasilnya menunjukkan, dibandingkan dengan orang yang tidak minum kopi, peminum kopi pagi hari 16 persen lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal karena sebab apa pun dan 31 persen lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal karena penyakit kardiovaskular. Namun, tidak ada penurunan risiko bagi peminum kopi sepanjang hari dibandingkan dengan mereka yang tidak minum kopi.

Penelitian juga menemukan adanya perbedaan porsi kopi yang diminum. Peminum kopi pagi hari mendapatkan manfaat dari risiko yang lebih rendah, baik mereka peminum sedang (dua hingga tiga cangkir) maupun peminum berat (lebih dari tiga cangkir). Peminum kopi ringan di pagi hari (satu cangkir atau kurang) mendapatkan manfaat dari penurunan risiko yang lebih kecil.

Dalam editorial yang menyertainya, Thomas F Lüscher dari Royal Brompton dan Harefield Hospitals, London, Inggris, menjelaskan, mengapa waktu menjadi penting dalam konsumsi kopi? Pada pagi hari biasanya terjadi peningkatan aktivitas simpatik yang nyata saat kita bangun dari tempat tidur, dan efek itu memudar pada siang hari dan mencapai level terendah saat tidur. Jadi, minum kopi pada sore atau malam hari dapat mengganggu ritme sirkadian aktivitas simpatik.

Menurut Lüscher, banyak peminum kopi sepanjang hari mengalami gangguan tidur. Dalam konteks ini, menarik untuk diketahui bahwa kopi tampaknya menekan melatonin, mediator penting yang memicu tidur di otak.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Operasi Besar-besaran! Polisi Gerebek 3 Gudang BBM Ilegal, Rugikan Negara Ratusan Miliar
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Diguyur Hujan Deras, Pantura Kudus-Pati Terendam Banjir
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Otorita IKN Libatkan Warga sebagai Garda Terdepan Berantas Malaria dan DBD di Kawasan Ibu Kota Baru
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Dua Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Tugu Insurance Belum Terima Klaim dan Premi Naik Akibat Risiko Konflik
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Laporan Eksklusif : Garda Revolusi Ikut Campur dalam Negosiasi, Bergabung dengan Militer untuk Menghalangi Pembicaraan Perdamaian
• 4 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.